Category Archives: Karimun

Karimun

Polres Karimun Musnahkan 1kg Sabu-Sabu dari Malaysia

Karimun, IsuKepri.com – Kepolisian Resor Karimun musnahkan 1.005 gram barang bukti narkotika jenis sabu-sabu di Rupatama Mapolres Karimun, Senin (23/10).

Pemusnahan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Karimun AKBP Agus Fajaruddin didampingi Danlanal Letkol (p) Totok Irianto, Ketua Pengadilan, BNN, kejaksaan dan pihak lainnya yang terkait. Pemusnahan dilakukan dengan cara merebus barang bukti tersebut dengan air panas.

Agus Fajaruddin, Kapolres Karimun mengatakan narkotika jenis sabu-sabu ini didapat dari hasil pengungkapan oleh Lantamal IV Tanjungpinang di perairan Pulau Karimun Anak, Kecamatan Tebing pada 29 September lalu.

“Barang bukti berupa satu paket narkotika jenis sabu dibungkus dengan menggunakan plastik berwarna hitam, yang kemudian di balut dengan lakban berwarna bening dengan berat kotor 1.005 gram,” jelasnya.

Sementara itu, lanjut dia, ada paket kecil yang sengaja disisihkan dalam plastik bening dengan berat 5,63 gram sebagai barang bukti di persidangan.

Tersangka dari kasus penyeludupan narkotika tersebut berjumlah dua orang, yakni RA dan MU alias Pan. Keduanya merupakan warga negara Indonesia yang saat ini masih dalam proses penyelidikan. Sabu diduga dibawa tersangka dari Malaysia melalui pelabuhan Kukup dengan menggunakan speedboat menuju Kabupaten Karimun.

Menyikapi kasus ini, pihak Polres Karimun dan Danlanal Tanjung Balai Karimun akan terus berupaya meningkatkan patroli di perairan Kabupaten Karimun. Hal ini dimaksudkan untuk menekan peredaran narkoba di wilayah Karimun.

Sumber: Antara

Editor: Masirwan

Kapolres Makan Malam Bareng IWO Karimun

Karimun, IsuKepri.Com – Mempererat silaturrahim Kapolres Karimun, AKBP Agus Fajaruddin mengajak pengurus beserta anggota Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Karimun makan bareng, Sabtu (2/9/2017) malam.

Makan malam berlangsung di Mapolres Karimun ini, juga dihadiri Danlanal TBK, Letkol Laut (P ) Totok Irianto dan juga Dandim 0317/TBK, Letkol Inf I Gusti Ketut Artasuyasa. Selain itu juga turut hadir para Kasat di Mapolres Karimun.

“Dengan makan malam bareng seperti ini, hubungan dan kerjasama antara Polri dengan wartawan media online khususnya wartawan yang tergabung di IWO Karimun semakin kuat dan erat,” ujar Kapolres.

Kapolres melanjutkan, ia sangat kagum dengan kecepatan informasi (berita) yang disajikan media online. Dimana tambahnya, media online juga monitor ujaran kebencian, radikal dan penghinaan terhadap Pemerintah.

“Diharapkan IWO Kabupaten Karimun menjadi mitra Polri dan memberikan informasi yang positif, monitoring berita yang negatif hoax serta menangkal peyebaran hate speech (kebencian),” pintanya.

Dikesempatan yang sama, Ketua IWO Kabupaten Karimun, Rusdianto mengatakan pembentukan organisasi profesi ini (IWO Karimun) bertujuan untuk menghimpun wartawan online agar profesional dan faham dengan tugas dan fungsinya tanpa meninggalkan atau mengenyampingkan kode etik jurnalis yang berlaku.

“Wadah ini tak hanya sebagai wadah untuk para wartawan, namun juga menjadikan IWO ini sebagai tempat pembelajaran, pembekalan untuk menghadapi uji kompetensi wartawan (UKW) pada kesempatan mendatang,” tegasnya.

Sumber : GERBANGKEPRI.CO.ID

MUI Karimun: Peran FKUB Karimun Harus Maksimal

IsuKepri.com, Tanjung Balai -Dalam upaya menjaga kerukunan antar umat beragama khususnya di Kabupaten Karimun, peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Karimun harus lebih maksimal.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Karimun, Rasyid Nur saat menjadi narasumber dalam kegiatan dialog keagamaan “Ormas Keagamaan Cermin Kerukunan Antar Umat Beragama” yang digagas oleh Himpunan Mahasiswa Tanjung Balai Karimun (HMTBK) Tanjungpinang, Sabtu (29/7) di Gedung Nasional.

“Di Karimun sudah ada FKUB, nah FKUB ini harus lebih memaksimalkan perannya untuk meminimalisir terjadinya konflik antar umat beragama, agar persoalan kerukunan tetap terjaga,” terang Rasyid.

Selain itu, Rasyid menuturkan bahwa dukungan pemerintah bersama majelis agama juga harus turut berperan dalam mencarikan jalan keluar atas konflik agama yang terjadi.

“Semua pihak harus turut ambil bagian dalam hal kerukunan antar agama ini, termasuk individu-individu pemeluk agama juga,” lanjut dia.

Biasanya konflik antar agama terjadi karena kesalahpahaman yang berakar pada komunikasi yang kurang terjalin. Maka, tambah Rasyid, komunikasi diantara umat beragama ini harus terjalin dengan baik dan harmonis.

“Misalnya, para elit atau tokoh agama harus melakukan pendekatan (komunikasi) dengan tokoh dari agama lain sehingga kerukunan agama tetap kondusif,” tutup Rasyid.

 

HMTBK Gelar Dialog \”Kerukunan Umat Beragama\”

Isukepri.com, Tanjung Balai – Disela-sela libur semester genap, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Tanjung Balai Karimun (HMTBK) Kota Tanjungpinang menggelar Dialog Keagamaan yang mengangkat tema “Ormas Keagamaan Cermin Kerukunan Umat Beragama” di Gedung Nasional Tanjung Balai Karimun, Sabtu (29/7).

Elvan, Wakil Ketua HMTBK menuturkan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian mereka terhadap kerukunan antar umat beragama, khususnya di Kabuapten Karimun.

“Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan wadah diskusi kepada masyarakat, dimana kami hadirkan narasumber dari Kesbangpol Karimun, Kemenag Karimun, MUI Karimun, dan Polres Karimun, untuk kemudian berdialog bersama masyarakaat, pemuda dan pelajar Karimun seputar masalah kerukunan antar umat beragama.,” jelas Elvan.

Menurut Elvan, perlu adanya peran aktif dari pemerintah, ormas keagamaan, dan tokoh agama untuk bersama-sama menjaga hubungan baik antar umat beragama. “Terjalinnya komunikasi dan saling menghargai diantara umat beragama merupakan langkah konkrit untuk meminimalisir konflik Agama,” tutup dia.

Sementara itu, Asisten Pembangunan dan Ekonomi Pemkab Karimun, Sensissiana yang berkesempatan hadir dan membuka secara resmi kegiatan dialog keagamaan memastikan bahwa kerukunan umat beragama di Kabupaten Karimun saat ini sangat amat kondusif.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan dialog keagamaan yang diselenggarakan oleh HMTBK ini. Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan dalam rangka memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Sensissiana saat memberikan sambutan.

Dialog keagamaan dihadiri oleh pemateri dari Kabid Sosial dan Organisasi Kemasyarakatan Kesbangpol Karimun, Rudi Trisna, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Karimun, Rasyid Nur, Kementrian Agama Karimun, Kholif, dan AKP Eriman, Kasat Binmas Polres Karimun. Peserta kegiatan berasal dari pamuda dan pelajar SMA/Sederajar se-Tanjung Balai Karimun. (*)

AKP Eriman : Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Karimun Meningkat

Karimun, IsuKepri.Com – Menurut catatan kasus Polres Karimun, tindak pidana penyebaran Narkoba meningkat tiap tahun. Hal ini disampaikan, AKP Eriman, Kasat Binmas Polres Karimun saat didaulat menjadi narasumber dalam acara seminar hari anti Narkoba se-dunia dengan tema “‘Narkoba Musuh Bersama”‘ yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Karimun, beberapa waktu lalu.

“Tahun 2015 terdapat 79 kasus narkoba, dan meningkat menjadi 84 kasus di tahun 2016, sementara ditahun 2017 terhitung bulan juni 2017 sudah ada 57 kasus,” kata Eriman.

Adapun jenis narkoba yang tersebar di Kabupaten Karimun antara lain: Ganja, Ekstasi, Sabu, Heroin yang berasal dari berbagai daerah seperti Aceh, bahkan negara tetangga Malaysia.

“Barang terlarang ini masuk dari pintu pelabuhan pelabuhan nasional, pelabuhan domestik maupun pelabuhan-pelabuhan ilegal yang terbilang sulit untuk ditertibkan,” katanya.

Eriman mengatakan jumlah tersangka yang terjerat kasus narkoba yang tercatat di Kapolres Karimun pada tahun 2015 terdapat 107 orang, tahun 2016 sebanyak 129 orang, sementara di tahun 2017 sudah ada 54 tersangka.

“Jumlahnyanya terus bertambah, dari tersangka narkoba yang di tahan Polres Karimun sedikitnya terdapat 8 orang berstatus pengedar, 22 orang sebagai kurir, dan yang lainnya hanya berstatus sebagai penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Saat ini rutan Karimun memiliki tahanan sebanyak 369 orang, dimana 167 diantaranya merupakan warga lapas yang kasusnya adalah narkoba.

“Artinya 41% dari warga lapas merupakan tersangka kasus narkoba,” kara Eriman.

Selain Kasat Binmas Polres Karimun, kegiatan yang disejalankan dengan buka puasa bersama tersebut, dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olaraga Karimun, oleh Ir. M. Yusrial Mahyuddin.

Hadir sebagai narasumber lainnya Ahmad Sholeh, SH., M.Si, Kepala BNN Kabupaten Karimun, Hj. Maemunah, MM, Ketua STIE Cakrawala serta dari tokoh pemuda H. Nasrum, S.Pd.

Bagus, Ketua Pjs HMI Komisariat Karimun kepada IsuKepri.Com mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan dalam upaya meningkatkan perhatian semua pihak tentang bahaya narkoba.

“Narkoba adalah musuh bersama, dan Narkoba dapat menyerang siapa saja. Oleh karenanya, upaya untuk menyetop peredaran Narkoba mutlak dilakukan,” Kata Bagus. (*)

Mahir Melukis, Obig Punya 300 Koleski Lukisan

BATAM, ISUKEPRI.COM – Tidak pernah mengambil kursus atau sekolah seni melukis, Pria 23 tahun ini mengaku sejak kecil sudah suka dengan aktivitas menggambar. Berawal dari hobinya yang suka menggambar sejak duduk di bangku Sekolah Dasar, kini Obi Gunawan sudah bisa dibilang profesional dalam menggambar maupun melukis. Koleksi karyanya sudah lebih dari 300 lukisan dengan berbagai macam rupa.

obig

“Melukis itu hobi sejak kecil. Kalau sekarang sudah jarang melukis, paling kalau ada yang pesan aja baru melukis. Buat sambilan, kerja sampingan,” begitu tutur pria kelahiran Tanjungbatu, 12 Februari 1994 yang dikenal rendah hati.
obig1
Menurut Obi, kemampuan melukis yang dirinya miliki tersebut merupakan karunia dari Allah SWT yang patut di syukuri. Berkat bakat melukisnya, pada tahun 2010 silam pemilik akun instagram (@obig94) pernah meraih juara 3 melukis di Tanjungpinang, saat mewakili SMA Negeri 1 Kundur tempat Obi sekolah.

“Bisa karena biasa, serius dalam melukis dan terus berlatihlah itu kuncinya. Toh sekarang saya juga masih proses, terus belajar meningkatkan mutu lukisan,” jelas Obi, Jumat (10/3).
obig4
Pemilik akun Facebook (Obig Art) ini bisa melukis mengguankan cat air, cat minyak, serta menggunakan kuas sebagai alat untuk mengambar. Tak hanya itu, menggambar dengan median yang lebih kering juga bisa obi lakukan, misalnya dengan pensil warna, pena warna dan krayon.
obig2
“Mediumnya bisa menggunakan kain kanvas, papan, kertas, dinding dan lain sebagainya, sesuai permintaan yang order,” lanjutnya.

Selain menggambar dan melukis, ternyata Obi yang saat ini tinggal di Batu Aji, Batam, juga bisa membuat kaligrafi dan pernah meraih juara 2 saat perlombaan MTQ di tingkat Kabupaten Karimun beberapa tahun lalu.
ob
Disela-sela kesibukannya bekerja di salah satu perusahaan di Batam, Obi juga menerima pesanan lukisan wajah, atau lukisan lainnya dengan tema bebas sesuai dengan permintaan si pemesan. Mengenai harga jasa melukis, Obi mengatakan biasanya mulai 150ribu per lukisan, selanjutnya di tentukan berdasarkan tingkat kesulitannya.

“InsyaAllah bisa, asal refrensi foto aslinya bagus (tidak blur atau pecah, red),” tutup Obi.
obigunawan
Kepada pembaca yang berminat atau hanya sekedar ingin melihat karya Obi bisa langsung mengakses akun ig atau fb Obi.

Editor: Masirwan