Category Archives: Metro

Metro

Nurdin Pimpin Rapat Dengan Pengusaha Tambang

Tanjungpinang, IsuKepri.Com – Gubernur Kepulauan Riau, H. Nurdin Basirun mengapresiasi Asosiasi Pertambangan Bauksit dan Smelter Indonesia (ATBSI) dalam memperjuangkan terealisasinya kembali kegiatan pertambangan khususnya ekspor bauksit di Kepri. Hal ini disampaikan saat memimpin rapat sosialisasi bersama Asosiasi Pertambangan Bauksit dan Smelter Indonesia (ATBSI) di Ruang Rapat Lt.4 Kantor Gubernur, Istana Kota Piring, Tanjungpinang, Kamis (19/1).

“Kegiatan pertambangan merupakan salah satu faktor yang dapat mendukung pertumbuhan perekonomian daerah. Ditambah lagi lapangan pekerjaan yang akan terbuka, mampu sedikit banyak mengurangi pengangguran yang ada di Kepri. Maka dari itu, saya mengapresiasi perjuangan rekan-rekan sekalian dari ATBSI, apalagi dengan adanya upaya dari teman-teman ATBSI untuk pembuatan smelter,” ujar Nurdin.

Namun, lanjut Nurdin dalam pengerjaannya haruslah disesuaikan dengan kondisi yang ada. Pertambangan yang beroperasi haruslah memperhatikan dampak lingkungan yang timbul dan harus berbasis atas kepentingan masyarakat iru sendiri.

“Selama ini masyarakat lingkungan kita belum merasakan hasilnya, adanya kemajuan ekonomi atau merasa sejahtera. Saya minta tolong buat kebijakan kita bersama agar pihak asosiasi bisa memikirkan masyarakat di sekitar tambang. Kalau kita komitmen semua permasalahan bisa kita atasi apalagi sekarang pekerjaan sudah menggunakan teknologi ini malah akan mempermudah dalam pengerjaan pertambangannya,” tegas Nurdin.

Ketua Asosiasi Pertambangan Bauksit dan Smelter Indonesia (ATBSI), Marsda TNI (Purn) Dikdik Amir Hasan menuturkan bahwa Keluarnya Permen No. 1 Tahun 2014 berdampak pada menurunnya laju pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepri pasca keluarnya permen ESDM tersebut. BErdasarkan itu, Asosiasi Pertambangan Bauksit dan Smelter Indonesia (ATBSI) berdiri yang dipelopori oleh beberapa perusahaan tambang yang ada di Tanjungpinang.

“Dengan adanya sosialisasi dari PP No 1 Tahun 2017 dan Permen ESDM 5 & 6 Tahun 2017 diharapkan dapat mengatasi kelesuan dalam pertambangan di Kepri. Kami dari ATBSI membutuhkan dukungan dan arahan Gubernur dalam penyelesaiannya,” ujar Dikdik.

Merepon hal itu, Mewakili pimpinan DPRD dari komisi I, Syarifuddin Aluan mengatakan bahwa pihak dewan sangat mendambakan kehadiran dan terealisasinya dari PP No. 1 Tahun 2017 dan Permen No 5 & 6 Tahun 2017.

“Semenjak tahun 2014 kita tau kondisi daya beli masyarakat dan laju pertumbuhan ekonomi menurun dibandingkan saat bauksit masih beroperasi. Karena itu dengan kehadirannya PP no 1 tahun 2017 dan Permen No 5&6 tahun 2017 yang mana nantinya membuka keran realisasi Ekspor ini , jadi tugas asosiasi bertugas untuk memperjuangkan PP no. 1 tahun 2017 dan Permen No 5&6 tahun 2017,” ujar Aluan.

Turut hadir Kabinda , Wakajati, Danlantamal IV, Danrem, TNI-AL dan pihak Syahbandar yang mendukung penuh rencana kegiatan ini kedepannya, terutama pertambangan di Kepulauan Riau. Hal ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kepri, namun tetap memperhatikan dampak lingkungan seperti masalah AMDAL atau antisipasi setelah pertambangan (pasca tambang) menjadi perhatian. (Humas)

Bisnis Nasi Goreng Kernas Asbullah

Tanjungpinang, IsuKepri.Com – Memulai bisnis diluar jalur keahlian bukanlah sesuatu yang mudah. Perlu niat serta kemauan yang keras, sehingga bisnis dapat dijalankan.

Sebagai mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan, disalah satu universitas negeri di Tanjungpinang, dengan mengambil jurusan Akuntansi, Asbullah memberanikan diri memulai usaha gerobak nasi goreng.

Tentu dengan, berbagai persaingan bisnis kuliner di Tanjungpinang, Asbullah memoles bisnis nasi gorengnya dengan label nasi goreng krenas.

Nasi goreng krenas, menjadi ciri khas bisnisnya. Krenas adalah makanan khas Natuna yang berasal dari olehan ikan.

Dibandrol dengan harga Rp 12.000 per porsi, bagi peminat kuliner sudah dapat mencicipi nasi goreng krenas.

Berlokasi di Jalan Handoyo Putro batu 8 atas, nasi goreng krenas dapat dinikmati dari pukul 5 sore hingga 11 malam.

Ditemui oleh redaksi IsuKepri.Com, Asbullah mengatakan bahwa bisnis dijalankan bersama salah seorang rekannya.

“Saya bertugas menjual malam, sedangkan bahan sudah ada yang menyiapkan, ” katanya.

Tidak ada kesan malu, saat Hasbullah melayani pelanggannya. Baginya, tidak ada bisnis yang besar, yang tidak dimulai dari yang kecil. (*)

Nurdin Ajak Generasi Muda Kepri Jauhi Narkoba dan Berwirausaha

Tanjungpinang, Isukepri.com – Pemerintah Provinsi Kepri mengajak generasi muda khusunya mahasiswa dan pemuda Jauhi Narkoba. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Kepri, Dr. H Nurdin Basirun S.Sos M.Si saat membuka Seminar Nasional yang digagas oleh Mahasiswa Himpunan Ilmu Pemerintahan (HMIP) UMRAH, Selasa (29/3) di Audiotorium UMRAH Dompak.

Menurut Nurdin, masalah besar generasi muda saat ini adalah narkoba, sampai sampai sudah pada level darurat. Nurdin kahwatir narkoba akan merusak jiwa dan mental generasi penerus Kepri.

“Jangan main-main sama narkoba, apalagi coba-coba narkoba. Saya yakin diruangan ini tidak ada yang demikian. Generasi muda Kepri harus jauhi narkoba,” tegas Nurdin.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Wagub minta semua mahasiswa peserta seminar berdiri dan berikrar untuk jauhi narkoba, mengingat bahaya narkoba saat ini. Dirinya berharap ikrar ini tak cuma dilisan, namun juga diaplikasikan.

“Saya teriakan Narkoba, kalian jawab NO. Saya teriakan Prestasi, jawab dengan YES. Kalau saya bilang Provinsi Kepri, kalian teriak MAJU!,” ajak Nurdin sambil mengepalkan tangan kanannya ke depan. Diikuti oleh antusias peserta dengan semangat.

Menyinggung tema Seminar yang digagas oleh Humpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (HMIP) UMRAH, yakni Sinergisitas Pemerintah Pusat Daerah dalam Mempercepat Daya Saing Menghadapi MEA di Daerah Perbatasan. Nurdin menerangkan bahwa pemuda harus berorientasikan sebagai wirausaha, mengingat banyak peluang

“Rubah orientasi kalian, jangan melirik jadi pegawai pegawai terus,” tegas Nurdin dihadapan 200 mahasiswa.

Menurut mantan Bupati Karimun yang belum lama ini dilantik sebagai Wakil Gubernur Kepri, Poros maritim yang dikatakan Presiden Jokowi itu berpusat di Daerah kita, tepatnya di perairan Karimun.

Usai Wagub turun dari mimbar, Wakil Rektor UMRAH, Prof. Firdaus bergegas merangkum isi sambutan Nurdin dan ikut melayangkan yelyel kepada peserta seminar dengan tujuan memberikan motivasi serta menghibur Wagub.

“Yelyel berbeda dari saya, saya teriakan “Pewaris Peradaban”, kalian teriakan “YES”, kalau saya teriakan “Nurdin Basirun” kalian teriakan “BEDELAU-BEDELAU”, ajak Firdaus dan diikuti senyum lebar Nurdin.

Seminar Nasioanal Mahasiswa Ilmu Pemerintahan sekaligus Musyawarah Wilayah Sumatera ini melibatkan 9 Perguruantinggi yakni 1 kampus dari Aceh, 2 dari Jambi, 2 dari Pekanbaru, dan diikuti oleh Kampus Batam dan Tanjungpiang.

Seminar dipandu oleh Kaprodi Ilmu Pemerintahan UMRAH, Afrizal. Hadir sebagai narasumber Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga bersama Yudianto perwakilan dari akedemisi kampus FISIP UMRAH. (Nawrisam)

Wagub Minta Masyarakat Kepri Menjadi Duta bagi Daerah Sendiri

Tanjungpinang, Isukepri.com – Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun minta semua masyarakat Kepri mengenalkan potensi, keindahan ataupun cerita sejarah suatu daerah kepri kepada orang lain, baik itu wisatawan asing maupun wisatawan lokal.

Menurutnya metode ini sangat efektif untuk mengekspos dalam rangka mengenalkan pariwisata Kepri di tingkat Nasional maupun Internasional.

“Jarang sekali dari kita mau mengenalkan daerah kita sendiri pada orang lain. Padahal kan bisa disela-sela interaksi, kita bercerita seputar daerah sendiri. Menjadi duta bagi daerah sendiri,” sambung Nurdin saat memberikan sambutan sekaligus membuka Seminar Nasional dan Musyawarah Wilayah Sumatera Forum Kerja Sama Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Se-Indonesia, di Audiotorium UMRAH Dompak, Selasa (29/3).

Dirinya menambahka, komunikasi pengenalan tersebut juga harus dibekali dengan bahasa Inggris sebagai bahasa Internasional, khusus untuk interaksi dengan wisatawan asing.

•Pemprov Kepri Dorong Pemuda Mahasiswa Jadi Pengusaha dan Jauhi Narkoba

Menyinggung tema Seminar yang digagas oleh Humpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (HMIP) UMRAH, yakni ” Sinergisitas Pemerintah Pusat Daerah dalam Mempercepat Daya Saing Menghadapi MEA di Daerah Perbatasan”. Nurdin menerangkan bahwa pemuda harus berorientasikan sebagai wirausaha, mengingat banyak peluang dan potensi di Kepri yang bernilai ekonomi.

“Rubah orientasi kalian, jangan melirik jadi pegawai pegawai terus,” tegas Nurdin dihadapan 200 mahasiswa.

Menurut mantan Bupati Karimun yang belum lama ini dilantik sebagai Wakil Gubernur Kepri, Poros maritim yang dikatakan Presiden Jokowi itu berpusat di Daerah kita, tepatnya di perairan Karimun.

“Perairan laut Karimun itu sering dilalui kapal internasional baik itu kapal muatan atau kapal pesiar. Banyak yang bisa kita tawarkan disana, dari jasa air bersih hingga jasa labuh kapal dan banyak lagi yang bernilai ekonomi. Kembali pada kalian putra daerah melihat peluang atau tidak,” jelas Nurdin.

Disela-sela menutup sambutanya, Nurdin minta semua peserta seminar untuk berdiri dan berikrar jauhi narkoba, mengingat bahaya narkoba saat ini.

“Saya teriakan Narkoba, kalian jawab NO. Saya teriakan Preatasi, jawab dengan YES. Kalau saya bilang Provinsi Kepri, kalian teriak MAJU!,” ajak Nurdin semangat.

Seminar yang melibatkan mahasiswa Ilmu Pemerintahan Se-Sumatera ini dihadiri oleh Wakil Rektor UMRAH, Prof. Firdaus. Turut hadir sebagai narasumber Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Ade Angga dan Yudianto perwakilan dari akedemisi kampus FISIP UMRAH. (Nawrisam)

Besok, Kepri Waspada Gelombang Tinggi

Isukepri.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan himbauan kepada semua lapisan masyarakat khusunya kepada nelayan dan mereka yang akan menempuh jalur laut untuk waspada pada tinggi gelombang laut. Informasi ini disampaikan BMKG melalui akun Twitter resminya, @infoBMKG (28/3).

Peringatan tentang gelombang tinggi tersebut berlaku tanggal 28 Maret mulai jam 13.00 WIB s/d 29 Maret (besok) jam 21.00 WIB.

Bagaimana dengan gelombang di Provinsi Kepulauan Riau?
Beberapa daerah seperi Lingga, Natuna dan Anambas masuk sebagai daerah yang berpotensi gelombang tinggi.

Tinggi gelombang 1,25 M s/d 2,5 M diperkirakan akan terjadi di perairan timur Lingga. Sementara untuk tinggi gelombang di perairan Natuna dan Anambas diperkirakan mencapai 2,5 M s/d 4 M.

Kendati demikian, tidak menutup kemungkinan daerah lain di Kepri tidak berpotensi gelombang tinggi. Maka dihimbau kepada masyarakat nelayan ataupun yang akan beraktifitas dilaut untuk tetap waspada. (nawrisam)

ISIS Kehilangan Tokoh Pentingnya

BAGHDAD, Isukepri.com – ISIS akan berjuang keras untuk bangkit akibat tewasnya salah satu pimpinan tertingginya yang pekan ini dilaporkan menjadi korban tewas serangan udara AS.

Tokoh besar ISIS ini selama ini mengurus bagian keuangan, politik dan pemerintahan organisasi militan teroris ini.

Nama sang tokoh adalah Abd al-Rahman Mustafa al-Qaduli yang juga dikenal dengan panggilan Haji Iman dan Abu Alaa al-Afri. Dia adalah jihadis veteran yang kematian dan penangkapannya dihargai sekitar US$7 juta.

Dia adalah orang kedua di bawah pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi yang juga diburu dengan nilai buruan 10 juta dolar AS. Haji Iman adalah orang sangat penting di ISIS.

“Ini adalah pukulan telak kepada ISIS, dalam arti pembunuhannya karena Qaduli adalah jantung struktur pemerintahan ISIS,” kata Hisham al-Hashimi, analis yang menjadi penasihat pemerintah Irak mengenai para militan.

“Baghdadi tidak bisa mengganti Haji Iman dengan orang yang nilainya setara. Dia akan harus memilih tiga orang yang mengisi kekosongan itu…Itu mengurangi efisiensi Baghdadi dan membuatnya semakin rentah dari sebelum ini.”

Selain mengetuai Majelis Syuro yang memberikan nasihat kepada Baghdadi, Qaduli adalah juga gubernur provinsi Suriah dan pengawas keuangan ISIS, kata Hashimi.

Kematian dia, bersama dengan kematian menteri perang Abu Omar al-Shishani serta penangkapan seorang pakar senjata kimia yang tidak disebutkan namanya, “menunjukkan bahwa Amerika Serikat memiliki sumber-sumber informasi yang dekat dengan komando puncak ISIS,” kata analis itu.

ISIS selama ini terus mengalami kemunduran di berbagai medan perang, termasuk kota strategis di Suriah, Palmyra, dan kehilangan Ramadi di Irak.

Irak sendiri berharap bisa merebut kembali Mosul tahun ini. Kota ini adalah kota kedua terbesar di Irak dan direbut ISIS dua tahun silam.

“Kehilangan Haji Iman akan menjadi pukulan hebat. Kendati ISIS memiliki sistem yang kuat dalam menempatkan dan menempatkan kembali para pemimpin kunci, namun perlu waktu untuk menyesuaikan kembali,” kata Ranj Talabany, seorang pejabat dari badan intelijen Kurdi, Zanyari.

“Dia memahami sekali keuangan ISIS dan keputusan kepemimpinan ISIS yang sangat penting mesti dikonsultasikan dahulu dengan Haji Iman.”