Category Archives: Advertorial

Yamprek Mozzarella, Kuliner Yang Lagi Hits di Tanjung Uban

Bintan, Isukepri.com – Bisnis saat ini yang paling banyak digandrungi pelaku usaha kecil menengah (UKM) adalah kuliner. Hampir seluruh penjuru negeri ini ada saja para penjual makanan dan minuman yang menjajakan dagangannya untuk memanjakan selera konsumen. Salah satu kuliner yang lagi hits saat ini diwilayah Tanjung Uban – Kabupaten Bintan adalah Yamprek Mozzarella.

Ayam Geprek (Yamprek) Mozzarella

Ayam Geprek (Yamprek) Mozzarella

Yamprek sendiri adalah singkatan ayam geprek. Jenis makanan ini lah yang kemudian dikelola oleh seorang wanita mantan karyawan perusahaan swasta di kawasan industri Lobam, Fifi Fitrianie atau yang akrab disapa Fifi. Untuk menarik peminat, Fifi memodifikasi jenis makanan ini dengan menambahkan Mozzarella sebagai toping diatas ayam yang telah di goreng dan di geprek.

Meski baru dimulai beberapa bulan lalu, Fifi menuturkan konsumenya kian hari terus bertambah bahkan dalam sehari tak kurang dari 50 porsi Yamprek laku terjual.

“Mulai buka bulan September lalu. Alhamdulillah penerimaan konsumen baik. Banyak yang membeli berulang-ulang,”ujar Fifi saat ditemui media ini.

Dibantu 3 karyawannya, Fifi sejak pukul 10 pagi hingga 4 sore membuka usahanya di pelataran Rasesta Cafe yang beralamat Jl. Permaisuri Tanjung Uban Kota tepatnya di depan swalayan Prima Indah-Bintan Utara.

Rasa Variatif dengan harga kompetitif

Yamprek Mozzarella, memiliki 3 (tiga) varian rasa dan dijual dengan harga yang terjangkau. Pedas biasa, pedas banget dan pedas gila menjadi pilihan rasa Yamprek sesuai selera konsumen saat konsumen merasakan makanan yang berbahan dasar daging ayam tersebut.

“Ini kuliner biasa, namun kami mencoba memodifikasi dengan keju Mozzarella dan 3 rasa pedas yang berbeda untuk menarik minat masyarakat” kata wanita cantik berhijab ini.

Untuk seporsi Yamprek original atau tanpa taburan keju mozzarella dijual seharga Rp.20.000, untuk pilihan paha dan Rp. 23.000,- untuk dada. Sedangkan untuk Yamprek Mozzarella harga yang ditawarkan sangat kompetitif yakni Rp. 22.000,- untuk paha dan Rp. 25.000,- dada.

Yamprek

Selain menjual di lapaknya, Fifi juga menyediakan sistem pesan-antar (Delivery Order) bagi pelanggan yang ingin mengkonsumsi Yamprek buatannya.

Bagi yang mau delivery order, kami juga bersedia mengantarkan ke alamat pemesan. Dan yang paling sering minta diantar itu adalah pelanggan setia kami yang tak sempat untuk datang. Ini demi kepuasan pelanggan Yamprek, ucap wanita asal sumatera barat tersebut.

Perjalanan Usaha Kuliner Otak-otak Ibu Yana Sei Enam Kijang

Bintan, Isukepri.com – Otak-otak merupakan makanan khas warga Melayu pesisir yang berasal dari olahan ikan dan perpaduan berbagai rempah penyedap. Pada umumnya masyarakat Kepulauan Riau tahu betul kuliner yang satu ini, makanan ringan yang kaya gizi karena bersumber dari daging ikan Tenggiri atau sejenisnya. Biasanya otak-otak dibungkus dengan daun kelapa yang kemudian dibakar menggunakan panas arang lantas kita bisa langusung menikmatinya. Produk makanan otak-otak ini sangat populer dikalangan masyarakat sekaligus menjadi salah satu ciri khas makanan di Kepulauan Riau.

Bicara otak-otak, mengingatkan pada sebuah kampung di Kijang-Bintan Timur yang ramai menjajakan otak-otak ikan, yakni kampung Sei Enam Laut. Warga disana menjajakan otak-otak yang dikenal enak rasanya dan punya sensasi rasa pedas. Hal ini diperkuat oleh pernyataan Siti Zulaiha, mahasiswa Sosiologi di Stisipol Raja Haji Tanjungpinang yang kerap menikmati otak-otak.

Berbeda dengan otak-otak ditempat lain, otak otak di Sei Enam menurut saya enak dan sedikit pedas. Jadi selain rasa ikan, otak-otak itu juga rasa pedas, enak deh pokoknya, jelas Siti menggambarkan.

Memulai Usaha Sejak Tahun 2002

Otak-otak Ibu Yana merupakan salah satu dari sekian warga Sei Enam yang kesehariannya memproduksi dan menjajakan otak-otak. Ibu Yana dan warga Sei Enam menjajakan otak-otaknya didepan rumahnya sendiri. Kegiatan memproduksi dan menjual otak-otak ini sudah Ibu Yana tekuni sejak tahun 2002 silam.

Ceritanya dulu orang tua (bapak) saya punya kerambah ikan dilaut. Jadi beliau meminta kami anak beranak berkreasi dengan ikan hasil budidayanya. Terpikirlah sama kami untuk buat otak-otak ini, bersyukur waktu itu respon dari orang sekitar baik dan Alhamdulillah usaha ini terus berkembang sampai hari ini, cerita Ibu Yana ketika ditemui di Kantor Balai Pelestarian Budaya Kepulauan Riau, Jalan Pramuka – Tanjungpinang.

Dulu awal saat merintis usaha otak-otak ini, lanjut Ibu 3 anak ini, dirinya mengaku benar-benar berjuang, sabar dan coba terus konsisten. Namun seiring berjalannya waktu otak-otak olahan Ibu Yana pun kini sudah menjadi otak-otak favorit di Sei Enam Kijang, Hal ini telihat dari ramainya penggunjung yang menikmati otak-otak Ibu Yana, apa lagi disaat moment liburan tiba.

Waktu itu (tahun 2002), selain kami buka warung didepan rumah, ada juga karyawan kami yang keliling ngedar dari rumah ke rumah sampai ke pelabuhan. Sekarang Alhamdulillah usaha ini maju berkembang sampai hari ini, terang wanita kelahiran Sei Enam 1 Mei 1978.

Otak-otak selesai di bakar dan siap dijual

Otak-otak selesai di bakar dan siap dijual

Komposisi dari otak-otak Ibu Yana terdiri dari ikan Tenggiri dan ikan Delah, cabe rawit, bawang putih, bawang merah, serai, kuncit, jahe, santan, gula, dan garam. Kini dalam sehari Ibu Yana mampu memproduksi 30 Kg daging ikan dihari-hari biasa, sementara dihari-hari libur biasanya Ibu Yana memproduksi 60 hingga 70
Kg daging ikan.

Biasanya saya dibantu dengan 3 orang karyawan atau 6 orang karyawan di hari libur. Alhamdulillah selalunya otak-otak saya habis terjual semuanya, kalau hari libur biasanya ramai, cerita syukur Ibu Yana.

Selain otak-otak yang terbuat dari daging ikan, kedai otak-otak Ibu Yana juga ada otak-otak yang terbuat dari tulang ikan atau yang sering disebut otak-otak tulang. Tulang-tulang ikan yang dulunya kami buang, kini kami manfaatkan jadi otak-otak tulang yang rupanya cocok dilidah mereka yang memang penikmat ikan jelas Ibu Yana lagi.

Otak-otak Ibu Yana bisa anda nikmati langsung di Sei Enam Laut tepat di samping lapangan bola. Rasa dan nikamtilah otak-otak ikan dengan sensasi rasa pedas yang sulit untuk dilupakan dan bikin mau lagi dan lagi.

Kini Ibu Yana mengaku sudah membuka kedai cabang yang tempatnya tak jauh dari tempat kedai asalnya. Keinginan untuk mengembangkan usaha otak-otak ini, dirinya berani membangun sebuah ruko yang dijadikan kedai cabang baru menjual otak-otak. Penghasilan rata-rata Ibu Yana dari menjual otak-otak perharinya mencapai angka Rp 3 juta.

Ibu Yana berharap usaha kuliner otak-otak dirinya bisa terus ada untuk masyarakat Tanjungpinang dan Bintan khususnya. Mempertahankan cita rasa otak-otak, pelayanan serta kepuasan pengunjung.

Semoga usaha Ibu yang sudah Ibu rintis 16 tahun ini terus maju dan melayani mereka yang sudah menjadi pelanggan kita maupun pengunjung, harap Ibu Yana.

Kedai Kopi Batu 10, Destinasi Kuliner Unggulan

Tanjungpinang, Isukepri.com – Bila berkunjung dan berlibur ke Kota Tanjungpinang, tidaklah lengkap rasanya jika tidak mencoba  sajian aneka kuliner  yang tersedia di gerai-gerai penyedia makanan dan minuman di negeri Gurindam Duabelas.

Salah satu restoran atau kedai yang bisa menjadi refrensi tempat anda bersantai sambil menikmati kuliner bersama orang-orang tersayang adalah Kedai Kopi Batu 10. Ya, tentu saja anda perlu tau kata “batu” dalam istilah masyarakat Tanjungpinang adalah kilometer. Artinya, kedai Kopi Batu 10 terletak di jalan D.I Panjaitan kilometer sepuluh tepatnya dipertigaan antara jalan menuju Tanjung uban, Pasar Bintan Center dan arah ke kilometer 9. Sangat strategis bukan? Letak yang berdekatan dengan kawasan pasar Bintan Center, menjadikan kedai Kopi Batu 10 selalu ramai dikunjungi oleh penikmat kuliner Tanjungpinang.

“Setiap harinya tak kurang dari lima ratus orang silih berganti untuk makan dan minum di kedai ini” ungkap Suprapto, pengelola Kedai Kopi Batu 10.

Suasana Kedai Kopi Batu 10 Tanjungpinang

Suasana Kedai Kopi Batu 10 Tanjungpinang

Meskipun cafe dan kedai kopi di Tanjungpinang kian menjamur, namun Kedai Kopi Batu 10 tetap menjadi destinasi kuliner unggulan bahkan pengunjungnya semakin meningkat setiap harinya terutama pada hari libur dan weekend. Selain lokasi yang mudah diakses, Kedai Kopi Batu 10 memiliki fasilitas layaknya restoran dengan tempat yang besar dan lahan parkir yang luas sehingga para pelanggan merasa nyaman meletakkan kendaraan mereka. Selain itu, tentunya harga yang terjangkau juga menjadi pilihan konsumen.

“Disini tempatnya luas, lahan parkir memadai dan harganya merakyat sekali” ujar Andi, salah satu pelanggan setia Kedai Kopi Batu 10.

Memberdayakan Beberapa Usaha Mikro
Pengelolaan Kedai Kopi Batu 10, tidak serta merta berorientasi pada keuntungan semata. Selain fokus kepada rasa kopi yang nikmat, terdapat 13 usaha mikro yang menjadi mitra dengan kedai yang beroperasi pada 04 Desember 2017 tersebut. 13 usaha mikro ini bervariatif diantaranya pedagang lontong, sop ikan, mie goreng, aneka bubur, prata, mie lendir, nasi briyani, sop ayam, bakso dan gado-gado.

Keberadaan mitra ini juga menjadikan menu di Kedai Kopi Batu 10 semakin lengkap sehingga konsumen dapat memilih sesuai selera masing-masing tentunya dengan harga yang tak membuat anda merogoh kocek dalam-dalam.

Beroperasi mulai pukul 6 pagi hingga 10 malam, para pedagang tersebut bertungkus lumus menyajikan dan memenuhi orderan pelanggan dengan layanan terbaik. Hal ini berbanding lurus dengan omset mereka yang lumayan tinggi.

“Sejak berdagang disini, Alhamdulillah ada peningkatan omset dibandingkan sebelumnya. Lelahpun terbayarkan dengan penghasilan yang sesuai.” kata Ida salah satu pedagang yang menjadi mitra Kedai Kopi Batu 10. (**)

Pahami Tipe Genset Berkualitas

Kebutuhan genset dari tahun ke tahun semakin meningkat. Biasanya genset banyak dibutuhkan oleh perkantoran untuk mengantisipasi pemadaman listrik. Namun, sekarang beberapa rumah tangga juga tidak mau kesulitan ketika mendapat jadwal pemadaman bergilir. Banyak rumah yang juga menggunakan genset agar aktivitas di dalam rumah tetap berjalan.

Genset bukan menjadi barang yang asing lagi di dalam peralatan rumah tangga. Dengan kebutuhan genset yang semakin tinggi, banyak perusahan elektronik mengeluarkan tipe genset dengan kualitas yang baik pula. Selain itu, perusahan elektronik rumah tangga tersebut juga jual genset tipe-tipe dari luar negeri. Dari berbagai banyak tipe yang dikeluarkan, spesifikasi juga mempengaruhi harga.

Tipe: ET 1300 L

Tipe genset ini merupakan genset yang menggunakan mesin 2 tak. Bahan bakar yang digunakan ialah bensin campur oli. Dengan daya keluaran maksimal 650 watt, tipe ini lebih cocok digunakan untuk penyalaan lampu rumah tangga atau pengerjaan listrik di luar rumah. Produk genset yang sudah dilengkapi dengan AVR (Automatic Voltage Regulator) menggunakan penyalaan dengan Manual Recoil Starter. Selain itu, Dengan AVR tersebut juga menghasilkan tegangan yang stabil, sehingga aman digunakan tanpa khawatir merusak barang elektronik lainnya. Tipe ini berada pada kisaran harga Rp 1.499.000,-

Tipe: ET 1500 L

Tipe genset ini merupakan yang menggunakan mesin genset 4 tak dan produk dari China. Menggunakan bahan bakar bensin murni. Dengan daya keluaran maksimal 1000 watt, tipe ini bisa digunakan untuk rumah, toko, ataupun kantor dengan kapasitas penggunaan listrik yang tidak terlalu besar. Menggunakan tipe mesin engine A 154F dengan 1 silinder, OHV, dan air cooled. Genset yang dilengkapi dengan AVR ini memiliki tegangan yang stabil dan aman digunakan. ET 1500 L memiliki sistem pengoperasian menggunakan Manual Recoil Starter. Tipe ini berada pada kisaran harga Rp 2.299.000,-.

Tipe: ET 2900 L / ET 2900 EL

Dua tipe ini pada dasarnya memiliki spesifikasi yang sama, tetapi memiliki harga yang berbeda. Hal tersebut dibedakan dari cara pengoperasiannya. ET 2900 L menggunakan sistem pengoperasian Manual Recoil Starter, sedangkan ET 2900 LE menggunakan dua mode sistem pengoperasian, yaitu Manual Recoil Starter dan Elektric Starter. Genset keluaran dari China ini memiliki daya listrik yang tinggi, yaitu 2200 watt dengan tegangan 220V. Dengan penyediaan daya yang besar tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan listrik yang besar pula. Bahan bakar yang digunakan ialah bensin murni. Tipe ET 2900 L berada pada kisaran harga Rp 2.999.000,-, sedangkan tipe ET 2900 LE berada pada kisaran Rp 3.299.000,-.

Tipe: ET 3900 L / ET 3900 LE

Sama seperti sebelumnya, dua tipe ini memiliki spesifikasi yang sama, tetapi memiliki harga yang berbeda. Dari dua tipe tersebut hanya memiliki perbedaan pada sistem operasinya. Apabila ET 3900 L menggunakan sistem Manual Recoil Starter, sedangkan ET 3900 LE memiliki dua mode, yaitu Manual dan elektric starter. Tipe ini memiliki daya maksimal 2800 watt dengan keluaran rata-rata 2500 watt. Kapasitas tersebut cocok digunakan di rumah, toko, atau kantor dengan kapasitas yang besar. Bahan bakar yang digunakan ialah bensin murni. Tipe ET 3900 L memiliki harga kisaran Rp 3.199.000, sedangkan ET 3900 LE berada pada kisaran Rp 3.499.000.

Dari tipe-tipe genset tersebut memiliki spesifikasi yang tidak begitu jauh. Perbedaan mendasarnya berada pada daya yang dimiliki. Dari daya tersebut, Anda bisa memilih sesuai dengan kebutuhan.