• September 26, 2020

Cuaca Buruk, Petani Gagal Panen Akibatkan Harga Sayur di Natuna Melambung Tinggi

Ranai, IsuKepri.com – Harga sayur mayur di pasar Ranai mengalami kenaikan hingga 50 persen. Kondisi ini akibat pasokan sayur dari petani berangsur mengalami penurunan dari hari biasanya. Kenaikan harga sayur tersebut dipicu banyaknya para petani yang gagal panen akibat beberapa minggu terakhir cuaca hujan terus mengguyur wilayah Natuna. Disamping itu, produksi sayur sidikit sementara permintaan banyak, ini juga faktor petani menaikan harga.

Menurut Samila,  salah satu pedagang di Pasar Ranai mengatakan, jenis sayur yang mengalami kenaikan adalah sayur kacang panjang dan mentimun. Kedua sayuran ini kini selain sulit diperoleh, harga jualnya juga sangat mahal.

“Sebelum naik, harga kacang panjang dari petani Rp4 ribu perkilogram, sekarang kita beli ke petani seharga Rp9 ribu perkilogram. Begitu juga dengan harga mentimun, biasanya kita beli Rp5 ribu perkilo, sekarang kita beli Rp9 ribu perkilo,”  kata  Samila.

Akibat harga sayuran dari petani mengalami kenaikan, Samila mengaku terpaksa harus menaikan harga jual kepada pembeli. Untuk kacang panjang, ia menjual Rp13 ribu – Rp15 ribu perkilo. Begitu juga dengan mentimun, ia menjual Rp12 ribu – Rp13 ribu perkilo.

“Ya sebenarnya kita kasihan juga sama pembeli, tetapi mau bagaimana lagi, harga sayur dari petani saja sudah naik, mau tidak mau ya kita ikut naikan juga,” ungkapnya.

Samila mengatakan, selain sayur kacang panjang dan mentimun, sayur sawi hijau saat ini juga sedang kosong. Sayur jenis ini kata Samila sangat rentan jika terus menerus di guyur hujan. (Haluan)

0 Reviews

Write a Review

ione

Read Previous

Tambang Timah Harus Untungkan Meranti

Read Next

Banget Alias Inpus Pantas Hukuman Mati