• September 22, 2020

Teluk Mata Ikan, Tempat Favorit Pengiriman TKI Ilegal

BATAM, IsuKepri.Com — Batam menjadi salah satu wilayah perbatasan pilihan bagi pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal ke Malaysia. Diantara tempat favorit yang memberangkatkan TKI ilegal ke Malaysia di Batam adalah Teluk Mata Ikan, Nongsa dan Tanjung Sengkuang, Batu Ampar.

Di tempat ini, hampir setiap hari ada saja aktivitas pengiriman TKI ilegal ke Malaysia. Para TKI diberangkatkan tanpa dokumen yang lengkap oleh para cukong dengan kapal-kapal nelayan.

Teluk Mata Ikan dipilih karena secara geografis, merupakan perairan yang dekat menuju Johor Bahru, Malaysia. Tempatnya juga sepi, jauh dari jangkauan dan aman. Apalagi dengan bekingan sejumlah oknum aparat dan minimnya kepedulian pemerintah Kota Batam terhadap aktifitas ilegal yang sudah berlangsung sejak puluhan tahun tersebut.

Untuk dapat diberangkatkan ke Malaysia, para TKI cukup membayar dengan biaya murah. Hanya sekitar Rp200 ribu setiap orang. Biaya ini semakin dapat ditekan jika jumlah TKI yang diberangkatkan banyak.

Dalam melakukan kegiatannya, para cukong menyebar jaringan untuk mendapatkan mangsa, TKI yang bisa diberangkatkan dengan jalan mudah dan murah. Mulai jaringan dari daerah asal TKI, pemberangkatan menuju Batam hingga penjemputan dari bandara menuju tempat penampungan khusus.

Hal yang sama juga dilakukan sewaktu TKI pulang dari Malaysia ke Indonesia. Rute kepulangan yang sama dengan pemberangkatan dipilih, namun dengan biaya yang lebih tinggi. Karena para TKI sudah percaya dan mendapatkan hasil dari pekerjaan yang dilakukan di Malaysia.
Diantara para TKI yang pulang, sebagian besar pasti berniat untuk kembali lagi ke Malaysia. Saat kembali ke Malaysia inilah biasanya para TKI membawa lagi saudara ataupun tetangga melalui jalur ilegal.

“Ada hari-hari tertentu para TKI ilegal datang secara berombongan dari Malaysia. Saat itulah para cukong dan jaringannya panen besar, mendapatkan limpahan ringgit Malaysia dalam jumlah yang menggiurkan,” ungkap salah seorang sumber yang enggan disebutkan identitasnya. (kup/sec).

0 Reviews

Write a Review

iwan

Read Previous

Lewat Twitter, Bupati Garut Bantah Lecehkan Wanita

Read Next

Pemko Batam Kembali Janji Benahi Jodoh Boulevard