Pengelola Koperasi Wanita (Kopwan) Kepri Dibekali Pelatihan Perkoperasian

Batam, Isukepri.com – Dalam rangka melatih dan memberikan pengetahuan kepada pengelola koperasi wanita (kopwan) di Provinsi Kepulauan Riau. Dalam hal ini Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Koperasi dan UKM menyelenggarakan pelatihan perkoperasian kepada 30 insan koperasi wanita di Hotel Sahid –Batam.

Hadir langsung dalam kesempatan ini Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kepri, Agusnawarman, M.Si, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kepri, Misni, SKM dan perwakilan Kemeterian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Lely Iswendari, S.Kom, M.Si dan beberapa pejabat dan staf dilingkungan Dinas Koperasi dan UKM Kepri.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kepri, Agusnawarman Memberikan sambutan sekaligus membuka acara Pelatihan Perkoperasian Bagi Koperasi Wanita Tahun 2018

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kepri, Agusnawarman Memberikan sambutan sekaligus membuka acara Pelatihan Perkoperasian Bagi Koperasi Wanita Tahun 2018

Pelatihan Perkoperasian Bagi Koperasi Wanita tahun 2018 tersebut akan berlangsung selama 5 hari terhitung dari tanggal , 13 November 2018 sampai dengan tanggal 17 November 2018, dengan narasumber yang berasal dari Kementerian Koperasi dan UKM RI dan DP3AP2KB Kepulauan Riau.

Dalam kesempatan ini Kadis Koperasi dan UKM Kepri, Agunawarman menyampaikan dalam sambutannya bahwa dengan mengikuti pelatihan ini para peserta diharapkan dapat mengelola koperasi dengan baik dan benar dalam rangka menghidupkan dan mengembangkan perkoprasian khususnya koperasi wanita.

Kegiatan Ini penting dilakukan karena melalui koperasi yang berkualitas, maka produktivitas perempuan akan bisa ditingkatkan dan cita-citanya bisa diwujudkan, katanya.

Selanjutnya Agusnawarman kembali berharap setelah mengikuti kegiatan ini untuk segera merealisasikan dan mengimplementasikan materi-materi yang disampaikan narasumber sehingga kegiatan perkoperasian dapat terus berjalan secara baik dan berkesinambungan.

Banyak hal yang bisa diadopsi dan diimplementasikan dari koperasi wanita ini, sehingga bisa berpengaruh nyata pada peningkatan kinerja koperasi melalui pemantapan kelembagaan, pengembangan usaha, dan pelayanan bagi anggotanya, tegasnya.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Kepulauan Riau, Misni dalam materinya menyebutkan bahwa salah satu cara peningkatan ekonomi keluarga melalui peran perempuan dapat tercipta jika mereka berusaha secara berkelompok dalam bentuk koperasi. Selain itu, melalui koperasi kaum perempuan akan memiliki suatu wadah untuk memenuhi kebutuhan anggotanya, khususnya perempuan itu sendiri.

Lewat koperasi perempuan bisa menghasilkan sesuatu secara bersama-sama serta memiliki akses lebih untuk mendapatkan fasilitas dan kemudahan. Sehingga dengan segala keberuntungan ini nantinya akan bermuara pada peningkatan taraf hidup keluarganya, tukasnya.