Category Archives: Dakwah

Dakwah

HMI Komisariat Karimun : Tindakan Radikal Perlu di Minamalisir

KARIMUN – Guna nendukung nilai-nilai Nasioanlisme pada pemuda – pemudi khususnya kaum pelajar di Kabupaten Karimun, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Batam menggelar kebangsaan di Gedung Nasional Karimun , Selasa( 30/7/2019).

Hadir dalam acara tersebut pengurus Ketua MUI cabang Karimun Drs. H. Muhammad Rasyid Nur , KAHMI cabang Karimun Dra, H. Maimunah ,Kemenag cabang Karimun Drs. H. Samsudin , Ketua Umum HMI Cabang Batam, diwakili oleh M. Lufhi, Ketua Komisariat HMI se- Karimun, Ferdy Sugiarto, serta turut dihadiri oleh Kapolres Karimun AKBP. Hengky Pramudya SIK, Kasatlantas Polres Karimun AKP. Teuku Fazrial Kenedy SIK , Pasi Intel Kodim 0317/TBK Kapten (Inf) Istain Tamini.

Kegiatan seminar kebangsaan tersebut diikuti puluhan peserta dari berbagai Perguruan Tinggi dan Sekolah SLTA dan Sederajat yang berada di Karimun dan Tanjung Pinang

Dalam sambutannya KAHMI cabang Karimun, Dra. H. Maimunah memaparkan, dijaman yang milenial ini sudah sepantasnya rasa kecintaan kepada bangsa dan negara harus ditingkatkan, karena Negara Indonesia merdeka atas perjuangan saat sebagai pemateri kepada Mahasiswa dan pelajar ,ujarnya.

“Kita jangan sampai melupakan sejarah, karena Indonesia ini merdeka atas perjuangan para pahlawan yang rela jiwa dan raganya untuk Bangsa,”.

Selain meningkatkan nilai nasionalisme Dra. Hj. Maimunah memaparkan, para pemuda khususnya Pelajar dan Mahasiswa harus sadar akan peran dan fungsi sebagai kader Umat dan kader bangsa,ungkapnya.

Saat ini menurutnya , para Mahasiswa dan Pelajar jangan terjebak dengan kehidupan hedonis, maka mereka acuh tak acuh pada permasalahan yang ada, maka dengan ada acara ini diharapkan pemuda pemudi bisa meningkatkan rasa nasionalisme dan paham akan perennya sebagai kader Umat dan kader Bangsa,” imbuhnya

Dia mengatakan, bangsa yang besar bangsa yang menghormati para pahlawannya dan terus meningkatkan dan mengembangkan nilai-nilai kebangsaan.”Melalui acara seminar bangsaan ini dengan tema ” Merajut Silahturahmi Kelompok Masyarakat Dalam Meminimalisir Paham Radikal Dan Menjaga Kesatuan Dan Persatuan Bangsa ,” ungkap Mahasiswa S3 itu.

Ada beberapa hal yang harus diketahui oleh mahasiswa dan pelajar , bahwa Indonesia terlahir atas perjuangan, maka sudah sepantasnya kita meneruskan perjuangan bangsa Indonesia ini guna bisa berdaya saing di tingkat Internasioanal.

“Hari ini adalah moment kita bisa meningkatkan nilai kebangsaan dan bisa meningkatkan rasa Nasional bahwa dalam kegiatan ini kita dan mampu bersaing dengan dunia Internasioanal.” pungkasnya.

Sumber : SILABUSNEWS.COM

Sempena Bulan Ramadhan, HMI Batam Santuni Yatim Piatu dan Dhuafa

Batam, Isukepri.com – Dalam rangka menyambut bulan Suci Ramadhan 1438 H, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Batam menggelar Tahrib Ramadhan Sekaligus memberikan santunan kepada yatim piatu dan dhuafa. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (25/5) bertempat di Masjid Nurul Yaqin Legenda Malaka, Batam Centre.

Kegiatan yang mengangkat tema “Ukhwah Islamiyah untuk Perkokoh Persatuan Ummat dan Bangsa” ini menghadirkan Ustadz Suyono S.Ag.,M.Ag yang menyampaikan tausiyah kepada para hadirin. Dalam pemaparannya beliau menyampaikan generasi muda harus diperhatikan dan dididik untuk kepentingan umat dan bangsa dimasa akan datang.

Ketua Panitia Andriansyah Sinaga menyampaikan, kegiatan tarhib ramadhan bersama HMI Cabang batam dan anak yatim ini merupakan wujud kepedulian HMI Batam terhadap sesama khusunya anak yatim dan duafa.

“Moment menyambut bulan Ramadhan akan lebih bemakna jika kita bisa berbuat baik dan memperdulikan sesama umat manusia,” kata dia.

Dalam Sambutan Ketua Umum HMI Cabang Batam, Saudara Vidiel Tania Pratama menyampaikan selamat menyambut bulan suci Ramadhan kepada hadirin dan berharap bulan Ramadhan menjadi titik tolak menuju perubahan kearah lebih baik.

“Marhaban ya Ramadhan, semoga keberkahan Ramadhan bisa kita rasakan dan kita jadikan ajang sebagai penghapus dosa-dosa yang telah kita perbuat selama ini, Tahrib Ramadhan dan Santunan Yatim Dhuafa ini diselenggarakan semata-mata untuk menyenangi hati anak Yatim dan Dhuafa, sehingga mereka juga bisa merasakan cinta dari keluarga seperti yang kita rasakan bersama di saad bulan Ramadhan kedepan,” ujarnya.

Vidiel menambahkan bahwa anak yatim sejatinya adalah tanggung jawab kita yang memiliki rezeki yang berkelebihan, tidaklah hina orang yang memuliakan anak yatim, apalagi membuat senang hati anak yatim.

“Selain gerakan HMI yang sedang gencar-gencarnya kembali ke masjid dengan maksud memuliakan masjid. kami juga berupaya menangkal paham-paham komunis, radikal dan syiah yang sedang menyerang generasi muda,” kata Vidiel.

Anak-anak saat ini, lanjut Vidiel, merupakan aset bangsa, regenerasi kepemimpinan yang barang tentu akan menjadi pemimpinan Masa Mendatang. HMI Cabang Batam akan terus menjadi Organisasi kader yang mempersiapkan generasi berkualitas untuk Kepentingan umat dan bangsa kedepannya.

Dalam Acara tersebut Hadir Juga Bapak Drs. Surya Makmur Nasution M.Hum Selaku Ketua Umum Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Provinsi Kepulauan Riau (MW KAHMI Kepri).

Dalam Sambutannya mewakili KAHMI, Bapak Surya Makmur Nasution memberikan apresiasi kepada HMI Batam yang sudah menyelenggarakan kegiatan santunan kepada yatim piatu dan duafa.

“Saya bangga sebab HMI masih memiliki inisiatif dan proaktif dalam memperhatikan anak yatim dan dhuafa. KAHMI tentu akan mendukung kegiatan HMI yang bertujuan membina anak yatim.
Kalaulah misalnya setiap masjid di kota batam membina anak yatim, tentulah lebih mudah membantu dan menyenangkan hati anak yatim tersebut.” kata Surya Makmur.

Menurut Surya, KAHMI kini sedang mendorong agar masjid bisa menjadi pusat pengembangan anak yatim dan kaum dhuafa, jangan hanya kita jadikan tempat sholat 5 waktu saja. Jadikan masjid sebagai tempat pendidikan dan pengembangan keilmuan generasi muda terutama anak yatim agar masjid kita mempunyai peran keumatan sebagai benteng melawan godaan duniawi yang menyesatkan.

“KAHMI sangat apresiasi terhadap Masjid Nurul Yaqin Legenda Malaka atas prestasinya sebagai masjid yang bisa mendidik anak yatim, harapan kami semoga bisa dikembangkan dan menjadi contoh untuk masjid-masjid yang ada di kota Batam,” tutup SMN. (*)

Ini Jadwal Dakwah Walikota Bengkulu di Tanjungpinang

TANJUNGPINANG, ISUKEPRI.COM – Tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah SWT. Siapa sangka disela-sela kesibukannya sebagai seorang kepala daerah, Helmi Hasan, Kota Bengkulu rupanya juga bergerak dijalan dakwah, menyampaikan agama Allah SWT hingga ke pelosok negeri. Helmi pernah cuti di luar tanggungan negara selama 3 bulan ke 3 negara di Tumur tengah India, Pakistan dan Bangladesh.

Kabar kedatangan Helmi ke Tanjungpinang dalam usaha dakwah akhir-akhir ini viral di telinga sebagian umat Islam, khususnya di Tanjungpinang. Rencananya beliau berada di Tanjungpinang selama 3 hari, yakni mulai tanggal 10 hingga 12 Maret 2017 (Jumat – Ahad) dan akan hadir menyampaikan dakwah di beberapa masjid Tanjungpinang.

Kabar ini isukepri.com kutip melalui pesan WA Raja Sofyan, salah seorang pengurus masjid Baitur Rahman, Sei Jang, Kamis (9/3). Adapun serangkaian jadwal kegiatan dakwah Walikota Bengkulu di Tanjungpinang sebagai berikut:

HARI JUMAT, 10 Maret 2017
1. Bayan Ta”‘aruf di Masjid Raya Dompak, waktu: Ba”‘da Shalat Jumat.
2. Bayan Umum di Kampus UMRAH Dompak, waktu: Ba”‘da Ashar.
3. Bayan Jaulah 1 di Masjid Al – Munawarah, waktu: Ba”‘da Magrib.

HARI SABTU, 11 Maret 2017
1. Bayan Subuh di Masjid Al-Azhar, Pantai Impian.
2. Acara Khataman Al-Quran di rumah Lis Darmansyah, Walikota Tanjungpinang, waktu: jam 10.00 WIB.
3. Bayan Magrib di Masjid Baitur Rahman, Sei Jang.

HARI AHAD, 12 Maret 2017
Jadwal Helmi pada hari Ahad yakni Safari Subuh bersama Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Mengenai tempat belum bisa di pastikan karena akan menyesuaikan agenda Nurdin. Selanjutnya beliau akan pulang ke Bengkulu. Kepada umat muslim yang tertarik untuk mendengarkan siraman rohani yang di sampaikan beliau kiranya bisa menyesuaikan waktu sebagaimana terlampir diatas. Semoga bisa memberikan manfaat sekaligus bisa menambah nikamt iman dan islam kepada umat muslim Tanjungpinang.

EDITOR: Masirwan

Aa Gym Sebut Gubernur DKI Terpilih Mutlak Pilihan Allah

Jakarta, IsuKepri.com – Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhid, KH Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym mengatakan siapapun nanti yang terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI pada Pilkada Serentak 15 Februari mutlak karena pilihan Allah.

Hal ini disampaikan Aa Gym dalam tausiyahnya pada kajian Tauhid dan Silaturahmi para penghafal Al-Quran di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Minggu (12/2).

“Yakinkan, tidak hanya lisan tetapi juga dalam hati kita dengan mendekatkan diri kepada Allah, bahwa tidak ada yang menjadi gubernur kecuali Allah yang menetapkan,” tutur Aa Gym.

Aa Gym menilai masyarakat saat ini sudah cerdas dalam memilih pemimpin. Pilkada DKI menurutnya merupakan momentum yang tepat bagi umat Islam untuk meningkatkan amal ibadah dengan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Hiruk pikuk pilkada ini harus semakin buat nambah iman kita,” singkat Aa Gym mengingatkan.

Apa artinya, lanjut Aa Gym, jika kita hanya membahas partai, tokoh, ahok, tetapi sama sekali tidak menambah iman kita kepada Allah SWT. “Sedangkan semua itu adalah makhluk ciptaan Allah semata,” tegas Aa Gym. (Kaskus)

Zuriantias Pimpin BKPRMI Kec. Kundur Hingga 2019

Karimun, IsuKepri.Com – Zuriantias, terpilih sebagai Ketua Umum Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid (BKPRMI) Kecamatan Kundur periode 2017-2019 berdasarkan Musawarah Kecamatan yang dilaksanakan pada Sabtu (28/01) di Aula Haji Tanjungbatu, Karimun.

Sekretaris panitia pelaksana, Jefri mengungkapkan bahwa dalam Musyawarah Kecamatan ini hanya memiliki 25 Hak suara penuh yang berasal dari pengurus DPK dan DPD BKPRMI dan utusan Pemuda Masjid dan Musholla se- Kecamatan Kundur.

“Dalam prosesi pemilihan tersebut, ternyata, seluruh peserta musyawarah sepakat dengan mengusungkan satu nama untuk memimpin BKPRMI Kecamatana Kundur,jelasnya.

Camat Kundur, Saipon yang turut hadir dalam musyawarah mengatakan bahwa sebagia pemuda yang memiliki basis pergerakan dari masjid, maka BKPRMI harus membuat gerakan dan akselerasi yang cepat. Hal ini dipandang perlu dilakukan agar pemuda remaja masjid mengikuti ajaran Islam dengan benar dan tidak mudah terpengaruh dengan pergaulan bebas seperti penyalahgunaan narkoba yang merusak masa depan generasi bangsa.

Tentu saja dengan catatan, apapun hasil yang dicapai, itulah hasil yang terbaik, yang mesti diterima dengan legowo dan dilaksanakan secara ikhlas dan bertanggung jawab, pesan mantan Camat Belat itu kepada para peserta Muscab.

Lebih lanjut, Saipol berharap agar BKPRMI Kundur dapat menjadi mitra pemerintah dalam melakukan pembinaan kerukunan internal Umat Islam dan kerukunan eksternal antara Umat Islam dan umat-umat agama lain di Kecamtan Kundur. BKPRMI juga diharapkan dapat dapat mengoptimalisasi peran dan fungsi masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah spiritual tapi ikut menyentuh dan memperkuat aspek sosial budaya dan ekonomi umat Islam.

Dengan begitu keberadaan masjid dapat secara riil dirasakan kontribusi sosialnya, misalnya dengan membina unit-unit Taman Pengajian Al-Qur’an, menghidupkan kesenian islam, berdakwah dan lain-lain, Pesan Saipol.

Sekretaris DPD BKPRMI Karimun Muhammad Yatim mengatakan, dengan terbentuknya pengurus baru, DPD BKPRMI Kundur diharapkan dapat berkiprah membina pemuda dan remaja masjid demi untuk penguatan syariat Islam dalam kehidupan masyarakat di Kundur.

Sang Merah Putih Peninggalan Kerajaan Mekongga

IsuKepri.Com – Bendera Murah Putih merupakan lambang negara Indonesia yang dikibarkan pada saat Ir. Soekarno memproklamirkan kemerdekaan Republik Indonesia. Hal ini kemudian ditegaskan dalam Pasal 35 Undang-undang Dasar NRI 1945 yang menyatakan bahwa Bendera Negara Indonesia adalah Sang Merah Putih.

Namun, pada kenyataannya sebagaimana yang dilansir di Kompas, Sang Merah Putih sudah dikibarkan sejak 400 tahun yang lalu sebelum kemerdekaan Indonesia oleh Kerajaan di Nusantara.

Seperti yang dikabarkan, salah satu peninggalan Raja Bokeo Ladumaa dari Kerajaan Mekongga, yang terletak di Kolaka Sulawesi Tenggara adalah bendera merah putih atau lebih dikenal dengan Sangia Nibandera yang kemudian dinamakan Bendera Sangia Nibandera.

Menurut sejarah, bendera tersebut berasal dari Kerajaan Luwu yang diserahkan oleh Datu Luwu Alimuddin Setia Raya kepada Sangia Nibandera karena ia ikut membantu Raja Luwu dalam perang melawan Kerajaan Suppa.

Sangia Nibandera sendiri berarti “raja yang memiliki bendera”. Julukan ini diberikan ketika Sang Raja lebih memilih bendera merah putih yang merupakan sebuah yang direbut dari pasukan Suppa saat membantu atu Luwu Alimuddin Setia Raya karena membantu Raja Luwu dalam perang melawan Kerajaan Suppa.

“Karena bantuan tersebut, maka Luwu dapat memenangkan peperangan melawan Suppa,” kata Hj Nurzaenab Lowa, yang merupakan keturunan Raja Mekongga dan kini diwasiatkan untuk menjaga bendera.

Bendera tersebut akhirnya menjadi bendera Kerajaan Mekongga sejak abad XVI atau sejak zaman pemerintahan Sangia Nibandera.

Uniknya, Bendera Merah Putih tersebut yang berukuran panjang 200 cm dan lebar sekitar 63 cm memiliki kalimat tauhid Islam dan beberapa lukisan lainnya. Karena sudah berusia ratusan tahun, kondisi bendera tersebut sudah lapuk dan berlubang dimana-mana sehingga ditambal oleh penerus keturunan kerajaan pada sekitar tahun 1960-an. (Kompas)

https://www.youtube.com/watch?v=GMHGhpi5sgA