Nurhuda Sukses dengan Catering Beromzet 400 Juta Sebulan

Batam, Isukepri.com – Nurhuda Wiyanto merupakan salah satu pengusaha katering yang sukses dengan nama KJM Catering dan Bakery di Kota Batam. Usaha yang dirintis sejak 2014 lalu berawal dari PHK sebagai Senior Industrial Engineer yang menimpa oleh Nurhuda dari perusahaan.

Berangkat dari banyaknya relasi karena kerja sambilan saat bekerja sebagai pegawai yakni menjadi fotografi dan video suting dalam acara-acara pernikahan dan sekolah, pria lulusan dari Universitas Muhammadyah Malang ini dengan gagah berani untuk mendirikan perusahaan sendiri dibidang katering.

KJM adalah singakatan dari nama PT. Karyasindo Jaya Makmur merupakan perseroan resmi berbadan hukum Akta Notaris yang siap berkompetisi dalam memberikan pelayanan dalam bidang perdagangan dan memiliki visi perusahaan modern dan profesional yang siap untuk bekerjasama dengan industri-industri yang ada di Batam dalam menyediakan makanan dan minuman bagi karyawan baik swasta maupun instansi-instansi pemerintah secara professional, dan akan melayani serta memberikan yang terbaik dalam bidang Jasa Boga (catering dan Bakery).

Modal awal sebesar 100 juta rupiah yang merupakan pinjaman dari koperasi digunakan untuk membeli peralatan masak dan sewa ruko untuk dapur yang juga berpungsi sebagai kantor perusahaan dengan sembilan karyawan memulai dengan pesanan pertama sebanyak dua ratus bungkus.

Meskipun masih didapat dikatakan belia dalam bisnis katering di Kota Batam, namun usahanya kini sudah mampu berkompetisi dengan melayani sekitar lima puluh perusahaan yang beroperasi di Kota Batam. KJM miliknya juga berhasil dapat tender 16rb snak dan 6rb nasi kotak dalam acara MTQ nasional tahun lalu. Nurhuda mengaku saat ini paling banyak menyediakan untuk kebutuhan sarapan, makan siang dan makan malam sebanyak 800 porsi perhari di RS. Budi Kemuliaan.

Seberti halnya sebuah usaha tidak akan pernah lepas dari kendala. Usaha Katering milik nurhuda juga mengalami kendala seperti bahan baku yang naik turun persaingan yang semakin ketat hingga pembayaran yang dapat dikatakan lama sehingga memeprngatruhi likuiditas dari arus kas usahanya.

Untuk mensiasati kendala tersebut, Nurhuda tidak tinggal diam, dia membanguun kepercayaan kepada suplier penyedia bahan baku dengan cara barang diterima tanpa chas terlebih dulu.Demikian juga mensiasati besarnya pengeluaran pada bulan tertentu seperti hari raya, Nurhuda mensiasatinya dengan menambah pinjaman

“Bagi saya, pinjaman untuk modal usaha merupakan motivasi untuk terus berkembang dan maju termasuk pinjaman kepercayaan yang diberikan oleh supplier maupun pelanggan saya yang terus saya pegang,” uajrnya dengan semangat.

Kini, catering muliknya sudah mampu meraup omset hingga 400 juta rupiah perbulan dan mampu memperkerjakan 31 orang karyawan dengan empat unit mobil operasional. “Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerjasama tim dari karyawan-karyawan saya. Saya memperlakukan karyawan saya layakanya sahabat karib yang sama-sama sedang berusaha untuk maju tanpa memandang status dan latar belakang sehingga karyawan dalma bekerja. Mereka juga kami beri jaminan kesehatan melalui BPJS, kebersihan juga gaji,” tambahnya

Karyawan yang diberi upah sebesar 2,5 juta rupiah termasuk gaji dan insentif ini juga di UMRAH kan secara gratis melalui tabungan dari penghasilan diluar katering miliknya.

0 Reviews

Write a Review

Admin Isu Kepri

Read Previous

Pajak Online Batam Ditargetkan Berlangsung Pada 2017

Read Next

Barbie Karya Napi Dipasarkan Hingga Ke Singapura Dan Malaysia