Sengketa Fasum, RDP Komisi I Tak Buahkan Hasil

Batam, IsuKepri.com – Perselisahan antara warga perumahan Villa Marina Park Batu Selicin RT 05 RW 06 dengan pihak pengembang PT Merci Deploment terkait izin pendirian bangunan diatas lahan fasum belum menemui titik akhir dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dimediasi oleh Komisi I DPRD Kota Batam, pada Jum”‘at (5/12).

‪Dalam mediasi tersebut, Ketua RT 05, Pangihutan Purba mengaku, sebelum warga membeli rumah, warga dijanjikan lahan fasilitas umum (Fasum) untuk taman bermain anak – anak. (Lahan yang sekarang disengketakan).

“Dulu kami saat mau beli, kami dijanjikan fasum. Ini buktinya, kami bawa brosur dan peta lokasinya. Kemarin buat kandang anjing, sekarang malah dibangun gedung,” ujar Pangihutan.

‪Pangihutan menegaskan, bahwa warga akan terus meminta agar tanah yang sekarang dialih fungsikan dan dikembalikan untuk fasum.

‪Sementara, dari keterangan pihak pengembang PT Merci Devploment yang diwakili oleh kuasa hukumnya, Juhrin Pasaribu mengaku, pembangunan ini sudah sesuai berdasarkan peraturan yang ada dan IMB yang mereka miliki dikeluarkan oleh BP Batam.

‪Hal itu juga, dibenarkan oleh Dinas Tatakota Batam, Gintoyono bahwa pihak depelover memang sudah memiliki ijin dari BP Batam atas lahan yang disengketakan. Ia juga menyayangkan, karena pihak dari BP tidak hadir dalam rapat.

“Seharusnya BP Batam hadir dalam rapat ini, karena BP yang bisa menjawab, kenapa surat izin itu bisa dikeluarkan,” papar Gintoyono.

Atas tidak hadirnya pihak BP Batam, Komisi I DPRD Kota Batam memutuskan untuk menunda dan akan mengagendakan kembali pertemuan lanjutan. (AJANG NURDIN)

Alpian Tanjung

Read Previous

80 Pelajar SMA dan SMK di Tanjungpinang Ikuti Pelatihan Jurnalistik

Read Next

Jembatan II Ditabrak, Gubernur Bidik Anggaran Tanggap Darurat