Dewan : UMK Batam 2015 Layaknya Rp2,8 Juta

Batam, IsuKepri.com – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, Uba Ingan Sigalinging menilai, Upah Minimum Kota (UMK) Kota Batam untuk 2015 layaknya si angka Rp2,8 juta.

Hal ini juga, mengacu pada kriteria hidup layak (KHL) para pekerja di Kota Batam, ucap Uba saat di jumpai oleh www.isukepri.com di Gedung DPRD Kota Batam, Jum”‘at (14/11).

Uba mengatakan, dirinya memberikan dukungan dalam aksi yang dilakukan oleh para pekerja yang tergabung atas FSPMI yang menolak hasil UMK dari Muspida dan diumumkan oleh Walikota Batam, Ahmad Dahlan kemarin.

“Ya, sudah kami mendukung aksi yang dilakukan para pekerja hari ini (Jumat),” ujarnya.

Uba menambahkan, dukungan yang diberikannya dengan alasan pertimbangan KHL yang nyata di Batam. Karena angka KHL yang dibenarkan yaitu Rp2.554.000, dan tidak sama dengan angka yang disuarakan oleh para pekerja.

“Saya kira, Batam sebagai kota industri nomor lima di Indonesia, selayaknya mempunyai angka UMK diatas atau paling tidak sejajar dengan Jawa. Bukan untuk kemewahan tapi untuk memenuhi Kriteria Hidup Layak (KHL),” paparnya.

Dengan segala pertimbangan, Uba harapkan, Walikota Batam tidak ada salah mengambil angka kembali. “Walikota Batam, tidak ada salahnya mengambil angka kembali. Saya rasa Rp2.850.000 merupakan angka yang sesuai dan bisa diterima oleh segala pihak,” ujarnya. (SUTIADI MARTONO)

Alpian Tanjung

Read Previous

Tory : Banyak Tantangan Brimob Kedepannya

Read Next

Pekerja Akan Terus Perjuangkan Perubahan UMK Batam