Hotel Training SMKN 2 Tanjungpinang Dibuka Untuk Umum

Tanjungpinang, IsuKepri.com – Setelah melalui proses pembangunan yang cukup lama, Hotel Training SMKN 2 Tanjungpinang, Edotel Mahligai akhirnya resmi dibuka untuk umum. Pengoperasian perdana hotel itu juga, diresmikan oleh Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, SH, Sabtu (31/5) di SMKN 2 Tanjungpinang dan dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tanjungpinang, Drs. HZ. Dadang. AG, Ketua LAM Provinsi Kepri Abdul Razak, Kepala Sekolah SMKN 2, Ermala Meilina beserta seluruh majelis guru serta seluruh jajaran di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tanjungpinang.

Pada kesempatan itu, Kepala Sekolah SMKN 2 Tanjungpinang, Ermala menyampaikan, proses pembangunan Hotel Training SMKN 2, melalui 5 tahap yang dimulai sejak Oktober 2007 hingga finishing di tahun 2012 dan bersumber dana dari APBN dan APBD Provinsi Kepri.

Hotel training ini sendiri, sudah diresmikan secara simbolis oleh Gubernur Kepri, HM. Sani pada September 2012 lalu. Nama Mahligai sendiri dipilih, karena berarti ruang atau kediaman raja yang nyaman dan penuh kebaikan, sehingga diharapkan para tamu yang menginap di Edotel (Education Hotel) Mahligai ini dapat merasakan kenyamanan pula, ucap Ermala.

Harapan tersebut, kata dia, bukan tanpa alasan, karena walaupun hanya berupa hotel training, fasilitas yang ditawarkan bukan sekedar main – main. Hotel berkapasitas 17 kamar tersebut memiliki lobby, aula, restoran, mini spa dan meeting room.

Adapun 17 kamar tersebut terdiri dari 8 kamar standar, 2 kamar superior, 5 kamar deluxe, 1 kamar super deluxe, serta 1 kamar suite. Pengoperasian hotel training ini dikelola oleh guru, para siswa, serta alumni SMKN 2, paparnya.

Menurut Kadisdikbud Kota Tanjungpinang, Dadang, kehadiran hotel training dapat menjadi salah satu sarana dan prasarana pembelajaran praktek bagi para siswa jurusan perhotelan. Jika sebelumnya para siswa melakukan praktek di hotel – hotel besar yang ada di Kota Tanjungpinang dan Batam.

Maka mulai sekarang, hotel training ini juga dapat dijadikan sebagai tempat praktek siswa. Selain itu, hotel ini juga dapat dijadikan sebagai alternatif tempat untuk pelaksanaan kegiatan kedinasan seperti meeting atau diklat kecil, sehingga dengan demikian proses untuk menumbuhkembangkan hotel tetap berjalan, ujarnya.

Selain itu, Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah sangat menyambut baik kehadiran hotel training tersebut. Lis mengatakan, dengan adanya hotel traning dapat menambah wawasan dan pengetahuan siswa, dimana para lulusan SMK memiliki poin tersendiri dalam melamar pekerjaan karena telah memiliki pengalaman dalam praktek kerja.

Pemerintah pusat juga lebih menggalakkan SMK dimana perbandingannya 4 banding 1. Karena lulusan SMK punya nilai lebih dalam pengalaman praktek kerja sehingga SDM – nya lebih siap pakai, papar Lis.

Ia mengutarakan, setiap siswa yang telah melakukan praktek kerja, tentunya memiliki sertifikat. Hal tersebut sudah dihitung sebagai pengalaman kerja.

Itu lah nilai lebih menjadi lulusan SMK. Tapi bukan berarti lulusan SMA tidak sebagus lulusan SMK, hanya saja kurikulumnya berbeda, ujarnya.

Sementara, peresmian pengoperasian perdana Hotel Edotel Mahligai ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Wali Kota Tanjungpinang, serta pengguntingan pita. Sebelum pengguntingan pita, dilakukan prosesi adat Melayu tepuk tepung tawar yang dipimpin oleh Ketua LAM Provinsi Kepri, Abdul Razak. (ALPIAN TANJUNG)

Alpian Tanjung

Read Previous

Pasukan Kuning Tak Dapat Bonus Adipura Tahun 2014

Read Next

Warga Harap Masjid Nurul Iman Difungsikan Bulan Ramadhan