Majelis Hakim Tolak Esepsi Paulus Sule

Tanjungpinang, IsuKepri.com – Majelis Hakim menolak esepsi penasehat hukum Paulus Sule selaku terdakwa atas dugaan korupsi proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kabupaten Natuna. Putusan sela tersebut, dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim, R. Aji Suryo, SH yang didampingi Hakim Anggota I, Iwan Irawan SH, dan Hakim Anggota II, Jonni Gultom SH, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungpinang, Selasa (1/4).

Dalam putusannya, majelis hakim menerima dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang mendakwa terdakwa Paulus Sule melawan hukum tindak piidana korupsi.

Kami menerima dakwaan atas terdakwa Paulus Sule yang didakwa dengan Pasal 2 ayat 1 junto Pasal 3 ayat 1 UU tentang tindak pidana korupsi jonto pasal 55 KUHP, ujar Ketua Majelis Hakim, R. Aji Suryo.

Selain itu, proyek SPAM yang dikerjakan terdakwa Paulus tidak selesai dan belum sempurna atas pekerjaannya. Atas perbuatannya, terdakwa Paulus menjalani peradilan.

Kami menetapkan, perbuatan terdakwa Paulus Sule melawan hukum. Dakwaannya dapat diterima, dan menolak keberatan atas esepsi penasehat hukum terdakwa pada sidang sebelumnya. Menetapkan, untuk melanjutkan sidang pemeriksaan saksi – saksi pada sidang mendatang, ucapnya.

Atas putusan sela tersebut, Penasehat Hukum terdakwa Paulus Sule, Jufrin Pasaribu SH, mengajukan permohonan pengalihan terhadap kliennya.

Maaf majelis hakim, kami memohon untuk pengalihan penahan terhadap Paulus Sule. Selain terdakwa sakit, sebelumnya dari pemeriksaan di penyidik kepolisian dan kejaksaan, terdakwa tidak ditahan, ucap Pasaribu SH.

Usai mendengar permohonan penasehat hukum terdakwa Paulus, majelis hakim akan mempertimbangkannya, serta majelis hakim menunda sidang dan akan kembali digelar pada Kamis 10 April pekan depan dengan agenda pemeriksaan keterangan saksi – saksi. (ALPIAN TANJUNG)

Alpian Tanjung

Read Previous

BKP Kepri Akan Uji Jajanan Anak SD ke Labor

Read Next

Warga Batu Hitam Keluhkan Air Sumur Asin