Tertipu Saham Online, Warga Lapor ke Polisi

Tanjungpinang, IsuKepri.com – Beberapa orang warga merasa tertipu dengan permainan saham online diduga illegal. Akibatnya, warga menderita kerugian ratusan juta dalam saham online bernama Forex Trading. Saham ini juga, dinyatakan ilegal lantaran, ketika ditanya kantor dan webside saham tersebut, para korban tidak mampu menjawab pertanyaan pihak penyidik di Polres Tanjungpinang, Jumat (19/7) pukul 16.00 WIB.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Patar Gunawan, melalui Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Memo Ardian, membenarkan adanya laporan terkait Forex Trading tersebut. Namun Memo enggan menjawab lebih lanjut lantaran kasus tersebut masih dalam pengembangan pihak kepolisian.

“Sudah ada laporan terkait Forex Trading ini, kita sedang melakukan penyusuran, karena ada beberapa laporan terhadap orang yang sama,” ucap Memo.

Dalam perkara ini, kata Memo, pelaku yang dilaporkan ke pihak kepolisian berinisial AG. Modusnya, yakni AG menjanjikan para korbannya dengan keuntungan sebanyak 30 persen. Uang – uang korban dikumpulkan dan dipegang oleh AG, selang beberapa minggu atau beberapa bulan, uang tersebut dijanjikan AG akan kembali dengan keuntungan 30 persen, karena akan diputarnya ke saham yang bernama Forex. Tetapi, keuntungan dari permainan ini tidak diberikan langsung, melainkan diberikan secara bertahap. (ALPIAN TANJUNG)

Alpian Tanjung

Read Previous

TPK Kijang Bantah Cairkan Dana Tanpa Usulan

Read Next

Caleg PPP Disebut Jadi Korban Saham Online