Satu Rumah, Empat Orang Jadi Korban Bacok

Tanjungpinang, IsuKepri.com – Sebuah rumah Jalan Potong Lembu di Lorong Banjar, persisnya disamping Wisma Sakura, RT 04/ RW IV Kelurahan Kamboja, Kecamatan Tanjungpinang Barat, menjadi perhatian khalayak ramai. Pasalnya, dilokasi tersebut, terdapat empat orang yang menjadi korban pembacokan dari seorang pelaku yang diketahui merupakan bekas karyawan korban. Kejadian yang menimpa keempat korban itu, pada Jumat (21/6) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Masing – masing korban yang menjadi amukan pelaku tersebut, yakni Tekhai (69), Aie Lina (62), dan Awang (10) merupakan satu keluarga, sedang korban Yeni (29) merupakan pemabantu dikediaman keluarga tersebut. Informasi yang dihimpun media ini, pelaku melakukan perbuatan tersebut disinyalir didasari dendam terhadap majikannya yang bernama Antoni. Antoni itu, diketahui anak dari korbanTekhai.

Atas kejadian tersebut, keempat korban mengalami luka serius dibagian tangan, kaki, telinga bahkan perut. Tangan dan jari kelingking salah satu korban putus lantaran dibacok dengan senjata tajam sejenis samurai yang merupakan milik pelaku.

Selain itu, pelaku datang kerumah korban dengan membawa sebilah samurai panjang dan mengenderai sepeda motor honda Grand dengan nomor polisi BP 2313 BB. Maksud dan tujuan pelaku datang kesana adalah untuk mencari Antoni toke penampung ikan yang mempunyai kelong di Kawal Kabupaten Bintan, namun Antoni tidak berada di tempat.

“Sekitar Pukul 09.00 WIB, pelaku datang menggunakan motor dan membawa samurai sambil berteriak “dimana Antoni”. Kemudian pelaku masuk kerumah korban, Tekhai yang saat itu menyambut pelaku dengan baik dan menjawab jika Antoni tidak ada,” Kata Kendi kepada sejumlah Wartawan.

Adu mulutpun sempat terjadi sebelum pembacokan dilakukan pelaku. Lantaran pelaku tidak terima dan tidak dapat bertemu dengan Antoni, pelaku langsung membabibuta mengarahkan samurai yang dibawa tersebut. Sehingga, korban Tekhai mengalami cidera parah dibagian tangan kirinya, bahkan perut Tekhai juga mengalami luka robek.

Sedangkan, Aie Istri Tekhai, juga menjadi korban sabetan senjata tajam tersebut ketika hendak menolong sang suami yang telah bersimbah darah, sehingga Aie mengalami luka serius.

Selain itu, pelaku yang semakin beringas tersebut hilang kendali, sehingga cucu dari korban Tekhai turut menjadi korban pembacokan pelaku juga, sehingga cucu korban mengalami luka robek sabetan di bagian tangannya. Bahkan, bukan itu saja, Yeni pembantu dirumah itu juga turut menjadi mangsa senjata tajam pelaku, dan mengakibatkan tangan kiri Yeni terbelah dan jari kelingkingnya putus.

“Saat saya dengar, perkelahian mulut terjadi, tetapi tidak lama. Mungkin karena pelaku tidak terima ocehan dan tidak menemukan Antoni, maka pelaku mengamuk dan membacok keluarga tersebut. Pembantunya sempat lari keluar rumah dan dikejar pelaku, dan melayangkan senjata tajamnya ke tangan korban,” ucap Kendi.

Setelah sekitar setengah jam, pelaku keluar sambil berjalan dengan membawa parang panjang tersebut. “Tidak ada orang yang berani untuk mendekat, lantaran pelaku masih memegang Parang,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, keempat korban dibawa ke rumah sakit umum dan rumah sakit TNI – AL untuk mendapat pertolongan medis.

Sementara, pelaku berjalan kaki hendak menuju ke pelantar 3, disekitaran Jalan Mawar, akhirnya pelaku dapat dilumpuhkan oleh kepolisian.

“Pelaku berhasil diamankan oleh anggota Polisi berbaju preman yang menembak senjata keatas, kata Azmi, warga setempat yang melihat penangkapan pelaku.

Sehingga, pelaku diamankan dan digiring ke Mapolres Tanjungpinang guna pemeriksaan dan memproses hukum atas perbuatannya. (ALPIAN TANJUNG)

Alpian Tanjung

Read Previous

Pendemo Terjang Pintu Kantor PLN

Read Next

Jengkel Pada Majikan, DD Bacok Satu Keluarga