Mahasiswi Ditipu Jutaan Rupiah Melalui Facebook

Tanjungpinang, IsuKepri.com – Seorang mahasiswi Stisipol Raja Haji Tanjungpinang, Nor (20) ditipu hingga jutaan rupiah melalui Jejaring Sosial Facebook oleh polisi ganteng. Disitus facebook tersebut, pria ganteng itu mengaku dinas di Polres Bandung, Jawa Barat.

Atas foto ke gantengan polisi itu di Facebook, sehingga Nor tertarik berpacaran jarak jauh atau istilah trendnya disebut LDR sejak Januari 2013 dengan pelaku. Akibat kejadian tersebut, Nor mengalami kerugian sekitar belasan juta rupiah.

Pengakuan Nor ketika membuat laporan di polres Tanjungpinang, Senin (10/6) mereka berkenalan, melalui jejaring sosial Facebook.

“Di Facebook, pria itu mengaku Bribda Saiful Bahri dan dinas di Polres Bandung. Dia minta kirimkan uang dengan berbagai macam alasan. Salah satunya untuk sekolah lagi,” ucap Nor.

Nor mengutarakan, uang itu dikirimnya melalui rekening. Pengiriman tersebut bukan hanya sekali namun bertahap. Beberapa kali mengirimkan uang tersebut nilainya Rp1 juta, dan “No rek memang atas nama Saiful,”.

Selain itu, saudara korban yang mendampingi ketika melaporkan kejadian itu di Polres Tanjungpinang, Nia menyampaikan, jika sebelumnya pelaku meyakinkan keluarganya melalui telpon dan mengku sebagai Saiful Bahri. Dengan bangga pelaku memperkenalkan diri kalau ia adalah Saiful Bahri.

“Perkenalkan saya Saiful Bahri yang dinas di Bandung, dia bilang gitu dengan saya, saya memang tidak percaya dengan dia. Tapi gimana lagi, adik saya percaya,” ucap Nia.

Nia mengutarakan, ia pernah menemani korban untuk mengirimkan uang kepada Saiful Bahri. Walaupun sudah memberitahu agar Nor tidak mudah percaya dengan orang yang belum dikenal. Sepertinya Nor tidak menanggapinya.

“Mungkin dia sudah di hipnotis melalui telepon. Sekarang kami melapor ke Polres atas penipuan yang dilami adek saya ini,” ujarnya.

Bahkan, Nor sempat meminjam uang kepada teman-temannya untuk si Saiful. Nor sendiri sadar setelah anggota keluarga memarahinya. “Setelah dimarahi keluarga baru dia sadar. Dan sekarang mau melapor ke sini,” ucapnya.

Sementara itu, usai Pemeriksaan di Unit Reskrim Polres Tanjungpinang, Nor terlihat enggan berbicara lagi. Mungkin karena merasa malu telah dimanfaatin oleh orang yang sama sekali tidak pernah ia jumpai. (Pian)

Alpian Tanjung

Read Previous

Kenaikan BBM Pengaruhi Biaya Operasional

Read Next

Anggota DPRD Geram Atas Pernyataan Rektor UMRAH