Hang Lekir Geger Ada Rampok Beraksi

Tanjungpinang, IsuKepri.com – Salah satu pemukiman warga yang tergolong ramai penduduknya di Km 10 Tanjungpinang, yakni Jalan Hang Lekir dengan seketika geger atas adanya dugaan kawanan rampok yang beraksi di salah satu toko barang kelontong, Sabtu (4/5).

Sekitar Pukul 21.30 WIB, Jalan Hang Lekir tersebut ramai oleh kerumunan warga sekitar, hal itu lantaran adanya salah satu korban yang mengalami luka diduga akibat kena senjata tajam. Sehingga korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Provinsi Kepri untuk mendapatkan perawatan medis.

Seorang warga setempat, A Tampubolon mengatakan, pemilik toko Rezeki Jaya, Letti mengalami luka sehingga harus dirawat serius di rumah sakit. Namun, penyebab luka tersebut masih diragukan oleh warga setempat. Pasalnya, saat kejadian banyak warga yang tidak mengetahui hal tersebut.

“Letti dibawa kerumah sakit, kami tidak mengetahui apa penyebabnya. Saya dan warga lain datang ke toko korban lantaran, ada darah yang bercecer dihalaman toko milik Letti ini,” kata Tampubolon.

Informasi dari warga lain, kata dia, Letti kena bacok oleh kawanan rampok yang berusaha merampok toko korban tersebut. Namun, usai melakukan aksinya, kawanan rampok itu kabur dan bersembunyi disalah satu rumah warga Pinang Hijau di Blok B.

“Awalnya, ada teriakan warga Pinang Hijau yang meneriak maling. Dari situ puluhan warga berdatangan ke lokasi persembunyian pelaku itu,” ujarnya.

Diduga, usai pelaku dan rekannya melakukan aksi di toko milik Letti, pelaku melarikan diri ke perumahan Pinang Hijau Blok B tersebut. Pelaku naik ke atap rumah itu, namun plafon rumah tersebut jebol dan kaki pelaku tergantung diatas plafon rumah warga tersebut.

“Warga lain melihat ada kaki yang tergantung diatas plafon rumah warga itu, kemudian jatuh ke kebawah. Sehingga, pelaku diamankan oleh warga dan polisi. Sedangkan, pelaku lainnya melarikan diri dan kami sempat mengejar mereka, namun tidak berhasil,” ucapnya.

Menurut Haris, warga yang sering belanja dan kenal dengan korban Letti, toko Rezeki Jaya itu tutup sekitar pukul 20.00 WIB setiap hari. Di ruko tersebut, korban tinggal dengan isteri dan dua orang anaknya dan mereka tidak apa-apa, namun yang mengalami luka hanya Letti sendir saja.

“Namun, saya heran saja, masak jam segini berani lakukan perampokan. Padahal, lingkungan ini ramai penduduknya, apa lagi masih ada kendaraan yang melintas,” ujar Haris.

Atas peristiwa tersebut, jajaran kepolisian Polres Tanjungpinang turun ke lokasi kejadian dan mengidentifikasi lokasi tersebut. Di lokasi, terdapat darah yang bercecer di halaman toko korban, dan terdapat sebuah sepeda motor Honda Vario biru tanpa ada pemiliknya.

“Pelaku, dan sepeda motor dalam tahap pengembangan, sebab, hingga saat ini anggota kita masih melacak pelaku,” kata Kapolres Tanjungpinang, AKBP Patar Gunawan. (Pian)

Alpian Tanjung

Read Previous

Hendry Frankim dan Pusdiklat Peduli Sesama Pasien

Read Next

Wako Buka LPI Kota Tanjungpinang 2013