BC Berhasil Lakukan 4 Penegahan Selama Sebulan

Tanjungpinang, IsuKepri.com – Kantor Pelayanan Dan Pengawasan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tanjungpinang, berhasil melakukan empat kali penegahan terhadap para pelanggar kepabeanan dalam sebulan terakhir di Tahun 2013.

Kepala Seksi Penyuluhan Layanan Informasi BC Tanjungpinang, Nangkok Pasaribu mengatakan, penegahan pertama dilakukan pada Kamis (7/3) yakni alat bantu seks dan obat kuat yang dikirimkan kepada warga Tanjungpinang, dan pelakunya (S).

“Alat bantu seks dan obat kuat itu, kami tegah melalui Kantor Pos Tanjungpinang. Penegahaan barang itu, lantaran termasuk barang larangan yang mana diatur dalam UU Antipornografi,” kata Nangkok, Senin (8/4).

Penegahan kedua, kata dia, Jumat (29/3) sebanyak 260 karung bawang merah yang diangkut dua unit truk di Pelabuhan Kijang yang akan dimuat di KM Lambelu dengan tujuan Jakarta.

“Hasil penyelidikan, bawang seberat 8 ton itu diketahui berasal dari Batam dan tidak dilengkapi dengan dokumen sesuai dengan peraturan Menteri Keuangan nomor.47/PMK.04/2012 Tanggal 10 Maret 2012, tentang tata laksana pemasukan dan pengeluaran barang dari kawasan yang telah ditetapkan sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas dan pembebasan cukai,” ujarnya.

Penegahan ketiga, kata dia, pada tanggal 1-5 April 2013, BC Tanjungpinang melakukan operasi. Dalam operasi pasar tersebut, pihaknya menyita sekitar 168 botol minuman keras (Miras) dari empat kafe di kawasan Lagoi.

“Penyitaan yang dilakukan itu, lantaran para pengusaha miras tersebut tidak memiliki izin NPPBKC (Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai) serta mengandung etil alkohol,” katanya.

Ia mengatakan, setiap minuman yang mengandung alkohol dijual secara eceran, harus memiliki nomor pokok pengusaha barang kena cukai sesuai dengan undang-undang nomor 39 tahun 2007 tentang perubahan undang-undang nomor 11 tahun 1995 tentang cukai.

Terakhir, kata dia, tanggal 5 April 2013 telah menyita sekitar 42 Handpone. Handpone itu merupakan dua merek ternama, yakni Blackberry dan Samsung Galaxi Tab. Barang itu juga dibawa dari Batam menuju ke Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang dengan menggunakan kapal Marina.

“Hingga saat ini, barang bukti kami sita dan menunggu instruksi pemusnahan atau akan dilakukan pelelangan dan uangnya dikembalikan kepada negara,” ucapnya. (Pian)

Alpian Tanjung

Read Previous

Surjadi: Pedagang Diharapkan Mau Berjualan Dilokasi Baru

Read Next

Letkol Andi Asmara Akan Jabat Dandim 0315