• September 24, 2020

Kelompok Tani Palmatak Anambas Dapat Bantuan 50 Ribu Bibit Tanaman

Anambas, IsuKepri.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas akan menyerahkan sebanyak 50 ribu bibit tanaman dari dua jenis bibit kayu, yakni, Mahoni dan Jabon. Kegiatan tersebut dilakukan melalui program Kebun Bibit Rakyat (KBR) kepada kelompok tani sebagai pengelola di kecamatan Palmatak Anambas.

“Untuk pelaksanaan kegiatan penyemaian direncanakan awal bulan Mei 2013 mendatang,” kata petugas Penyuluh Lapangan (PPL) UPT Distanhut Palmatak KKA, Ir Basry Ardan, Kamis (7/3).

Menurutnya, kegiatan bidang kehutanan ini melalui Kebun Bibit Rakyat (KBR) tahun 2013 yang dilaksanakan Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Kepulauan Anambas yang bekerja sama dengan Badan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BP DAS) Provinsi Kepri.

“Program ini diserahkan dari sumber dana APBD Provinsi Kepri tahun 2013, yang akan diserahkan sebanyak 50 ribu benih melalui program KBR di dua desa Kecamatan Palmatak Anambas,” ucapnya.

Dikatakan, setelah melalui tahap seleksi dan survei melalui kelompok tani Calon Petani Calon Lahan (CPCL) tersebut, pihaknya telah mempersiapkan perencanaan pada dua desa yakni, kelompok Tani Trubus Desa Matak dan Kelompok Tani Bina Jaya Desa Langir.

“Bibit kayu mahoni dan jabon untuk tahap awal ini dipersiapkan satu Kelompok Tani Trubus Desa Matak sebanyak 25 juta benih dan Kelompok Tani Bina Jaya Desa Langir sebanyak 25 juta benih dalam penyemaian,” ungkap Basry.

Lebih lanjut disampaikan, bahwa program tersebut merupakan salah satu solusi pemberdayaan ekonomi yang dilakukan pemerintah di KKA, karena memang sangat potensial untuk dilakukan oleh para petani.

Saya merasa bangga terhadap kedua kelompok tani tersebut yang merupakan pengelola bibit. Sesuai dengan hasil kunjungannya dan hasil seleksi beberapa waktu lalu, katanya.

Selain untuk meningkatkan ekonomi rakyat melalui kayu, lanjutnya, program ini juga bisa berpengaruh baik untuk mengatur iklim mikro, oksigen, dan bisa menyuburkan tanah yang pada awalnya kritis, akan subur.

“Saya kira manfaat penghijauan sangat besar bagi kelangsungan hidup manusia dan habitat-habitat lainya yang harus dilindungi,” ucapnya.

Ketika ditanya tentang hasil yang akan diperoleh oleh masyarakat penyuluh KBR dengan senang mengulas, Jabon bisa di panen dalam masa 7 tahun dengan hasil 1 kubik perbatang atau sama dengan sekitar 60 lembar papan.

Sementara itu masyarakat akan sangat beruntung, sebab kayu tersebut dijadikan papan dan bernilai. Kayu itupun bisa digunakan untuk plafon, bubur kertas (pulp) dan lainnya. Sedangkan kayu Mahoni panennya 12 tahun dan harganya tentu lebih mahal bisa mencapai dan kayu ini bisa digunakan sebagai kosen, pintu dan lainnya.

Sumber : Haluan Kepri

0 Reviews

Write a Review

suprapto

Read Previous

Pejabat Kepri Di Usir Dari Paripurna

Read Next

Polisi Janji Ungkap Penyelundup BBM di Kundur