• September 30, 2020

Karimun Gelar Pelatihan Kewirausahaan Untuk Para Penganggur dan Pemuda Putus Sekolah

Karimun, IsuKepri.com – Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Kabupaten Karimun menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan untuk para penganggur dan pemuda putus sekolah yang dibuka di Hotel Aston Tanjung Balai Karimun, Jumat.

Hal ini diungkapkan oleh ketua pelaksana, Nyimas Novi Ujiani.

“Pelatihan kewirausahaan ini diselenggarakan selama 80 jam, bisa 10 hari atau lebih, tergantung kesiapan pesertanya,” kata ketua pelaksana Nyimas Novi Ujiani.

Nyimas Novi Ujiani mengatakan, peserta pelatihan sebanyak 40 Orang yang terdiri atas 20 pemuda dan 20 pemudi tidak memiliki pekerjaan tetap atau putus sekolah.

Ke-40 peserta itu, kata dia, merupakan utusan dari 16 kelurahan/desa di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Meral, Meral Barat dan Tebing.

“Peserta pria mendapatkan pelatihan keterampilan mengelas. Sedangkan yang wanita keterampilan tata boga,” ucapnya.

Dia menuturkan, pelatihan yang dilaksanakan dengan anggaran APBD Karimun 2013 itu dilaksanakan di dua lokasi, yaitu di SMKN 1 Karimun untuk pelatihan mengelas dan sekretariat PKBM Sinar Bangsa di Meral Barat untuk pelatihan tata boga.

“Pelatihan ini bentuk partisipasi FK-PKBM untuk mendorong tumbuhnya usahawan muda, terutama bagi mereka yang belum bekerja atau putus sekolah. Kita harapkan mereka bisa mandiri, membuka lapangan pekerjaan baru selain mengharapkan kerja sama dinas dan perusahaan agar memprioritaskan mereka untuk bekerja,” katanya.

Menurut dia, pelatihan kewirausahaan tersebut juga bentuk peran aktif lembaga pendidikan nonformal dalam menyukseskan program pengentasan kemiskinan yang dicanangkan pemerintah daerah.

“Pengentasan kemiskinan itu bisa diwujudkan dalam berbagai macam kegiatan, termasuk juga pelatihan kewirausahaan untuk mengurangi angka pengangguran,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Karimun Sudarmadi mengatakan, pihaknya mendorong keterlibatan lembaga pendidikan nonformal untuk melaksanakan pelatihan kewirausahaan.

“Lembaga pendidikan nonformal seperti PKBM merupakan mitra. Tindak lanjut dari pelatihan ini tentu dikerjasamakan dengan dinas lain, terutama Dinas Tenaga Kerja karena kami hanya melaksanakan program pelatihannya saja, sedangkan pemberdayaan peserta kami serahkan pada dinas tersebut,” ucapnya.

Sudarmadi juga siap membantu para peserta untuk mendapatkan modal usaha pascapelatihan.

“Bidang keterampilan untuk pelatihan sengaja dipilih yang memiliki prospek bagus, seperti latihan mengelas yang paling dibutuhkan perusahaan di kawasan perdagangan bebas. Sebelumnya, pelatihan desain grafis juga digelar di Kecamatan Kundur. Dalam waktu dekat, pelatihan keterampilan sablon juga akan dilaksanakan di Kecamatan Karimun,” tambahnya. (ant)

0 Reviews

Write a Review

ione

Read Previous

BlackBerry Z10 Dibandrol 6,9 Juta

Read Next

Yatim Mustafa : 95 Persen Kelulusan Ujian Nasional se-Kepulauan Riau