• September 29, 2020

Polda Kepri Kerahkan 2.112 Personel Untuk Amankan Perayaan Natal dan Tahun Baru

Batam, IsuKepri.com – Semua pihak diajak untuk mewaspadai tindakan terorisme menjelang perayaan natal dan tahun baru. Hal ini diungkapkan oleh Kapolda Kepulauan Riau Brigjen Pol Yotje Mende seusai rapat koordinasi Operasi Lilin Seligi di rumah dinas Bupati Karimun, Tanjung Balai Karimun beberapa waktu lalu.

Kaploda mengatakan bahwa walaupun untuk saat ini, ancaman terorisme belum terindikasi namun seluruh pihak diharapkan dapat mewaspadainya. “Ancaman terorisme sementara ini tidak ada. Namun demikian, kita tidak boleh “‘under estimate”‘, lebih baik “‘over”‘ dari pada “‘under”‘ yan membuat kita mengabaikan bahaya tersebut selama perayaan Natal dan tahun baru,” ujar Kapolda.

Selain mengerahkan personel pengamanan terbuka di gereja-gereja, ia juga telah menyiapkan Tim Penjinak Bom (Jibom) yang ditugaskan untuk melakukan penyisiran atau sterilisasi di gereja sebelum pelaksanaan misa Natal.

“Ada atau tidak permintaan pengamanan, polisi harus tetap menjalankan tugasnya, tidak hanya mengantisipasi teror bom, tetapi juga mencegah upaya yang dapat mengganggu pelaksanaan ibadah selama Natal,” ujarnya.

Dia juga mengatakan pengamaman tertutup juga digelar secara intensif yang bertujuan mendeteksi dini ancaman terorisme, baik di gereja maupun objek vital dan pusat-pusat keramaian.

“Untuk pengamanan terbuka juga kita koordinasikan dengan instansi terkait sehingga situasi keamanan dan ketertiban makin mantap dan terkendali,” katanya.

Mengenai jumlah personel, Kapolda mengatakan pihaknya mengerahkan sebanyak 2.112 personel atau duapertiga dari kekuatan Polda Kepri.

“Untuk Karimun sebanyak 150 personel, sedangkan personel yang dikerahkan se-Kepri 2.112 orang. Sedangkan titik-titik rawan yang menjadi fokus pengamanan itu ada di gereja dan tempat-tempat perayaan tahun baru, untuk Batam seperti di Batam Centre, Ocarina atau Nagoya,” tambahnya. (Slk)

Sumber : Antara

0 Reviews

Write a Review

suprapto

Read Previous

Pemko Batam Gelar Kenduri Seni Melayu dan Gebyar Budaya Nusantara

Read Next

Ekosistem Laut Kepri Semakin Kritis