• September 28, 2020

Sikapi Penyiksaan TNI AU, Wartawan Batam Aksi Solidaritas

BATAM, IsuKepri.Com — Peristiwa pencekikan oleh seorang oknum tentara TNI AU kepada wartawan yang meliput jatuhnya pesawat tempur Hawk 200 di Riau, Pekanbaru, Selasa (16/10) membuat keprihatinan kalangan wartawan. Tak terkecuali wartawan dari berbagai media cetak, elektronik dan online di Batam. Menyikapi hal tersebut, wartawan Batam akan melakukan aksi solidaritas di Bundaran BP Batam, Rabu (17/10/2012) pukul 10.00 WIB.

“Wartawan Batam mengecam dengan keras aksi bar-bar yang dilakukan oknum TNI AU kepada fotografer Riau Pos, Didik,” tegas Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kepri, Imanoel Sebayang.

Tindakan tidak terpuji yang dilakukan oknum TNI AU juga mendapatkan kecaman Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Tjahjo Kumolo. Ia mengkritik adanya aparat TNI yang diketahui menganiaya seorang wartawan yang hendak bekerja meliput jatuhnya pesawat tempur Hawk 200 di Riau, Pekanbaru, hari ini.

“Tugas wartawan harus dihormati untuk mencari berita dan gambar serta fakta lapangan. Apakah ada larangan mengambil gambar sebagai akibat kecelakaan di ruang terbuka?” kata Tjahjo, di Jakarta.

Menurut dia, apabila kecelakaan terjadi di dalam markas atau pangkalan udara milik TNI Angkatan Udara (AU), memang bisa dipahami kalau tidak diperbolehkan. Hanya saja, lanjut dia, kejadian di Riau terjadi di ruang umum.

Tjahjo mendorong agar diusut terbuka apakah ada perintah larangan dari komandan satuan yang ada di sana. “Tidak baik melakukan pelarangan apalagi memukul. Apapun, pers adalah mitra TNI. Komandan atau Kadispen AU harus memberikan klarifikasi soal ini,” tandas dia.

Sebagaimana diberitakan, pagi tadi, Pesawat tempur Hawk 200 nomor 0212 milik TNI Angkatan Udara jatuh di Desa Pasir Putih, Pekanbaru, Riau. Kini beredar foto, seorang anggota TNI AU mencekik seorang wartawan karena meliput insiden tersebut. Padahal, pesawat tersebut jatuh di kawasan pemukiman umum, bukan area militer. (sec/beritasatu.com)

0 Reviews

Write a Review

iwan

Read Previous

Petugas Rekam Data e-KTP Diminta Proaktif

Read Next

Taksi Blue Bird Kembali Beroperasi