• September 30, 2020

Bupati Kampar Tinjau Katering Embarkasi

BATAM, IsuKepri.Com — Ruang dan menu makan menjadi hal yang tidak luput dari perhatian Bupati Kampar, Jefri Noer saat melakukan peninjauan ke Embarkasi Batam. Peninjauan ini dilakukan usai melepas jemaah calon haji (JCH) kelompok terbang (kloter) 10 Embarkasi Batam, Sabtu (29/9/2012).

Bersama para rombongan, Jefri Noer juga menanyakan daftar menu prasmanan yang disajikan kepada para JCH. Serta melakukan dialog dengan pemilik katering yang terletak di gedung Aziziyah Asrama Haji Batam tersebut.

Selain itu, Jefri Noer juga meninjau sarana manasik, seperti miniatur Ka’bah yang ada Asrama Haji Batam. Serta melihat dari dekat ruang klinik dan JCH yang sedang mendapatkan perawatan karena kelelahan selama dalam perjalanan menuju Embarkasi Batam.

“Tolong dirawat dengan baik, para jemaah yang sakit,” pesan Jefri kepada petugas kesehatan.

Pesan yang sama juga disampaikan Jefri Noer kepada para petugas yang tergabung dalam kloter 10. Untuk dapat melaksanakan dan menjalankan tugasnya dengan baik dalam membimbing dan menjaga para jemaah haji. Serta tidak sibuk dengan urusan pribadinya hingga meninggalkan tugas pokoknya sebagai petugas.

Karena saudara sudah ditunjuk dan diberi tugas ini, maka saya minta bertanggung jawab dan memfokuskan diri untuk membimbing dan menjaga jemaah, ujarnya.

Kepada para JCH kloter 10 yang berasal dari Kabupaten Kampar, Provinsi Riau tersebut, Bupati menyerahkan bantuan obat-obatan yang ditujukan untuk membantu kesehatan dan stamina para jamaah. Serta menyerahkan uang tunai sebesar Rp25 juta yang dititipkan kepada Ketua Kloter untuk membantu keperluan jamaah selama berada di tanah suci.

Kloter 10 Embarkasi Batam memberangkatkan sebanyak 448 JCH, take off dari Bandara Hang Nadim Batam pada pukul 21.42 WIB menuju Madinah Al-Munawwarah. Terdapat 2 JCH yang gagal diberangkatkan, yakni Windiharto Bin Marji yang meninggal dunia di daerah dan Zaini bin Yusuf karena sakit di daerah.

Sementara itu berdasarkan rapat evaluasi panitia penyelenggara ibadah haji (PPIH), evaluasi juga diberikan terhadap catering. Terutama terkait dengan varian menu yang diberikan dan pengayaan menu dengan tetap mematuhi standar kesehatan, untuk menghindari kebosanan para jemaah.

Rapat evaluasi ini kita gelar dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada satu orang saja, yaitu Jamaah Calon Haji, bukan untuk memberikan pelayanan kepada kita. Karena kita memang ditugaskan oleh pemerintah dan oleh Allah untuk melayani tamu-tamu Allah, kata Ketua PPIH Embarkasi Batam, Handarlin Umar. (eki)

0 Reviews

Write a Review

iwan

Read Previous

Handarlin Harapkan Komitmen SAA untuk Tepat Waktu

Read Next

Membludak, Jalan Santai HUT Demokrat