• September 25, 2020

386 PNS Pemko Duduki Jabatan Baru

Ketika pemangku jabatan dianggap tidak amanah, maka jabatannya akan dicopot dan diserahkan ke orang lain yang dianggap mampu.

 

BATAM, IsuKepri.Com — Sebanyak 386 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemko Batam menduduki jabatan baru. Terdiri atas 1 pejabat eselon II, 43 pejabat eselon III, 162 pejabat eselon IV satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan 128 Kecamatan, 26 Lurah dan 26 Kepala unit pelaksana teknis (UPT).

PNS dengan jabatan baru tersebut dilantik Walikota Batam, Ahmad Dahlan, Selasa (16/10/2012). Pelantikan ditandai dengan pengucapan sumpah dan janji PNS serta penyematan tanda kehormatan.

“Semoga pejabat yang telah dilantik dapat mendedikasikan diri untuk melayani masyarakat,” harap Dahlan.

Menurut Ketua DPC Partai Demokrat Kota Batam ini, pelantikan hanyalah simbol seorang PNS menduduki jabatan tertentu. Hal tersebut menunjukan seorang PNS layak menempati tugas baru dan memiliki kewenangan untuk melaksanakan tugas di jabatan yang diamanahkan.

Ketika pemangku jabatan dianggap tidak amanah, maka jabatannya akan dicopot dan diserahkan ke orang lain yang dianggap mampu, katanya.

Dahlan menyadari, pelantikan besar-besaran ini memang sempat tertunda dalam waktu lama. Dikarenakan Badan Pertimbagan jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Pemko Batam masih menginventarisir PNS yang mempunyai kepangkatan yang memenuhi syarat untuk menduduki suatu jabatan.

Namun Dahlan berjanji, Pemko Batam bertekad untuk menempatkan seseorang sesuai ketentuan yang berlaku. Salah satu langkah yang diambil Pemko Batam dengan menyusun Daftar Urutan Kepangkatan (DUK) berdasarkan pangkat, masa kerja, pengalaman, usia dan lainnya.

DUK akan sangat membantu untuk pembinaan pegawai. Meski sampai sat ini, DUK belum sepenuhnya terlaksana dengan baik di Pemko Batam.

Kita menyadari masih banyak orang-orang yang layak tapi belum mendapatkan kesempatan. Hal ini dikarenakan keterbatasan jabatan yang ada, imbuhnya. (r)

0 Reviews

Write a Review

iwan

Read Previous

PMPKT Minta Gubernur Copot Azirwan

Read Next

Disdik Evaluasi Program Pembangunan Pendidikan