• September 22, 2020

Lebaran, Angkutan Laut Ditambah

BATAM, IsuKepri.Com — Mengantisipasi lonjakan penumpang lebaran, sejumlah operator angkutan laut akan melakuan penambahan armada. Selain itu, sebanyak 9 titik posko mudik lebaran juga akan didirikan di sejumlah lokasi.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Zulhendri menjelaskan, penambahan angkutan laut dilakukan di Pelabuhan Beton, Domestik Sekupang dan Pelabuhan Punggur. Di Pelabuhan Beton Sekupang, Pelni akan menambah angkutan MV Cermai untuk mendukung angkutan yang ada saat ini, KM Kelud.

“Pelni juga akan menambah frekuensi keberangkatan kapal laut, untuk mengantisipasi agar seluruh penumpang bisa terangkut,” kata Zulhendri usai rapat koordinasi bersama tim terpadu untuk pengamanan arus mudik, Selasa (7/8/2012).

MV Cermai akan melayani penumpang dari Sekupang, Batam tujuan Belawan, Medan tepat pada 17 Agustus 2012. Kapal berkapasitas 2.500 penumpang ini akan mendukung pelayaran KM Kelud tujuan Jakarta – Batam – Belawan yang akan berlayar pada 13 dan 16 Agustus 2012.

Harga tiket Batam-Belawan kelas ekonomi, dewasa Rp186 ribu, anak-anak Rp145 ribu dan bayi Rp27.500. Tiket kelas 1A dewasa dijual Rp688 ribu, anak-anak Rp521.500 dan bayi Rp78 ribu.

Kemudian, tiket kelas 1B dewasa dijual Rp564 ribu, anak-anak Rp428.500, bayi Rp65 ribu. Tiket kelas 2 A dewasa dijual Rp389 ribu, anak-anak Rp297 ribu dan bayi Rp48 ribu. Sedangkan tiket kelas 2B untuk dewasa dijual Rp359.500, anak-anak Rp275 ribu dan bayi Rp45 ribu.

Sementara, tiket Batam-Tanjung Priok, kelas ekonomi dewasa Rp263 ribu, anak-anak Rp202.500 dan bayi Rp35.500. Tiket kelas 1A dewasa dijual Rp999 ribu, anak-anak Rp754.500 dan bayi Rp109 ribu. Untuk tiket kelas 1B dewasa dijual Rp817.500, anak-anak Rp628.500 dan bayi Rp91 ribu.

Untuk tiket kelas 2A dewasa dijual Rp561 ribu, anak-anak Rp426 ribu dan bayi Rp65 ribu. Tiket kelas 2B untuk dewasa dijual Rp517.500, anak-anak Rp393.500 dan bayi Rp61 ribu.

Selain penambahan angkutan laut oleh Pelni, Pelabuhan Rakyat (Pelra) juga akan menambah armada angkutan laut. Pelra akan menambah 3 kapal feri yang akan dioperasikan di Pelabuhan Domestik Sekupang, tujuan Tanjung Balai Karimun dan Buton. Ini dilakukan untuk mengurangi terjadinya penumpukan penumpang di Pelabuhan.

Sedangkan di Pelabuhan Punggur, penambahan armada juga akan dilakukan oleh ASDP. Yang akan menambah satu armada, kapal roro untuk melayani tujuan Tanjung Uban dan Tanjungpinang.

“Frekuensi keberangkatan kapal roro juga akan ditambah menjadi tiga kali,” katanya.

Zulhendri memperkirakan, puncak arus mudik akan terjadi mulai H-3 sebelum lebaran. Disinilah nantinya, langkah-langkah antisipasi dan pendirian posko dapat mengurangi terjadinya ledakan penumpang dan permasalahan yang terjadi.

Selain di pelabuhan dan bandara, Posko mudik lebaran juga akan didirikan di sejumlah tempat keramaian. Seperti di Aviari Batuaji, Mega Mall Batam Centre dan Nagoya Hill. Sebanyak 270 orang tenaga keamanan akan disiagakan di sejumlah pos keberangkatan penumpang.

“Segala sesuatu yang dianggap krusial sudah dibicarakan dalam rapat koordinasi bersama tim terpadu, termasuk kemungkinan terjadinya ledakan jumlah penumpang pada H-3,” katanya.

Untuk kelancaran arus mudik, Zulhendri mengimbau agar penumpang sudah datang di pelabuhan ataupun bandara minimal dua jam sebelum keberangkatan. Membawa barang secukupnya dan tidak nekat masuk ke dalam kapal jika belum memiliki tiket. (eki)

0 Reviews

Write a Review

iwan

Read Previous

Ramadhan, Kegiatan Agustusan Mundur

Read Next

PKK Batam Serahkan Parsel kepada Lansia