• September 26, 2020

Lingkungan Bisa Hambat Potensi Anak Disabilitas

BATAM, IsuKepri.Com — Lingkungan bisa menjadi salah satu penghambat dalam pengembangan potensi anak penyandang disabilitas, baik cacat mental maupun fisik. Akibat lingkungan yang belum mampu menerima anak penyandang disabilitas sebagaimana anak normal lainnya.

“Banyak masyarakat yang masih memandang mereka tidak baik, lingkungan ini membuat aktifitas mereka terbatas dan termarginalkan,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjend) DPP Persatuan Orang Tua (Portu) Penyandang Cacat Anak (Pencana), Iit Polaningtyas di sela-sela sosialisasi hak penyandang disabilitas di Hotel PIH Batam Centre, Sabtu (30/6/2012).

Menurut Iit kepada IsuKepri.Com, selain pandangan masyarakat yang masih rendah, akses lingkungan juga belum mendukung bagi hak-hak para penyandang disabilitas. Seperti fasilitas khusus bagi mereka yang menggunakan kursi roda yang seharusnya disediakan di pusat-pusat perbelanjaan dan sarana publik lainnya.

Bahkan orang tua sendiri sering mengabaikan, banyak yang malu jika orang lain tahu kalau anaknya penyandang disabilitas. Tak jarang para orang tua menyembunyikan identitas anaknya hingga tidak menyekolahkan yang membuat anak penyandang disabilitas semakin terkucil.

“Orang tua dan lingkungan harus merangkul anak-anak penyandang disabilitas agar mereka bisa merasa seperti anak normal lainnya, agar potensi mereka juga bisa berkembang” jelasnya.

Di Indonesia sendiri, terdapat sekitar 6,7 juta anak penyandang disabilitas. Baik yang disebabkan faktor kelahiran ataupun kecelakaan.

Begitupun dalam dunia kerja, banyak penyandang disabilitas yang tidak memperoleh haknya. Padahal dalam undang-undang mengamanahkan, minimal 1% dari jumlah pekerja di suatu perusahaan harus mempekerjakan penyandang disabilitas.

Seminar yang dilakukan Portu Pencana ini guna menyadarkan adanya hak-hak bagi para penyandang disabilitas. Yakni hak yang sama untuk berinteraksi sosial dengan masyarakat lainnya, ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lainnya. (eki)

0 Reviews

Write a Review

iwan

Read Previous

Demonstrasi Beasiswa dan Dilemanya

Read Next

Spanyol Juarai EURO 2012