IPO PLN Batam Bukan untuk Kenaikan Tarif

BATAM, IsuKepri.Com — Rencana initial public offering (IPO) yang dilakukan b”‘right PLN Batam bukan untuk kenaikan tarif listik. Namun murni sebagai upaya mencari sumber pendanaan yang lebih murah, tanpa pinjaman dan bunga bank.

“Tidak ada kaitan sama sekali IPO dengan kenaikan tarif listrik. Kita buktikan saja nanti jika b”‘right PLN Batam benar-benar jadi IPO. Apakah setelah itu ada kenaikan tarif atau tidak,” kata Direktur Utama b”‘right PLN Batam, Dadan Kurniadipura dalam Launching b”‘right Outlet on BCS Mall, Rabu (11/7/2012).

Dadan membenarkan rencana pengadaan lembaga penunjang melalui penawaran IPO oleh b”‘right PLN Batam. Yang ditargetkan dapat selesai hingga November 2012 mendatang.

Namun dalam melakukan penawaran IPO, b”‘right PLN Batam juga mempertimbangkan dengan kondisi pasar. Jika kondisi pasar dalam keadaan baik, maka IPO akan dilakukan, begitu juga sebaliknya.

“Semua masih tergantung kondisi pasar apakah dalam keadaan baik. Kalau kondisi pasar tidak bagus, bisa turun harga sahamnya,” kata Dadan.

Menurut Dadan, rencana IPO dilakukan karena b”‘right PLN Batam membutuhkan biaya investasi. Dimana untuk lima tahun ke depan, biaya investasi yang diperlukan mencapai Rp6,9 juta. Sementara kemampuan PLN Persero untuk membiayai seluruh investasi yang diperlukan terbatas.

Melalui IPO, b”‘right PLN Batam memberikan peluang bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk memiliki saham. Dengan kepemilikan saham ini, Pemerintah Daerah dan masyarakat bisa mengontrol kinerja b”‘right PLN Batam.

“Laporan keuangan juga bisa dilakukan secara transparan nantinya kepada publik dengan dilakukannya IPO,” imbuhnya.

Dadan mengungkapkan, sejumlah tahapan sudah dilakukan dalam rangka penawaran IPO. Diantaranya dengan mengundang empat BUMN sekuritas sebagai penjamin pelaksana IPO perseroan. Yakni PT Bahana Securities, PT BNI securities, PT Danareksa Sekuritas, serta PT Mandiri Sekuritas.

“Persiapannya sudah 30 persen,” ungkapnya. (eki)

0 Reviews

Write a Review

iwan

Read Previous

Jokowi dipuncak Perhitungan Suara Sementara

Read Next

BUMN Peduli Salurkan 15.038 Paket Sembako Murah