• September 21, 2020

Ikan Berformalin Kembali Banjiri Batam

BATAM, IsuKepri.Com — Ikan berformalin kembali membanjiri di sejumlah pasar basah di Kota Batam. Informasi masuknya ikan berformalin ini didapatkan dari salah seorang warga yang menetap di kawasan Pelita, Lubuk Baja.

Wanita yang enggan menyebutkan namanya ini menjelaskan, dirinya berangkat ke salah satu pasar untuk membeli ikan. Tetapi niat itu diurungkan karena ada keganjilan yang ditemukannya.

“Insang ikannya berwarna merah tua gelap, bukan merah segar,” katanya kepada IsuKepri.Com, Senin (18/6/2012).

Tidak hanya itu, saat hendak mengambil ikan yang rencananya akan dimakan untuk lauk makan siang keluarganya, wanita berambut sebahu itu juga mengatakan daging ikan berwarna putih bersih dan kenyal. “Waktu saya pegang dagingnya kenyal-kenyal gitu,” jelasnya.

Anehnya, menurut ibu rumah tangga itu, ikan jenis kembung yang hendak dibelinya itu tidak dijamah lalat. Ia menduga ikan yang hendak dibelinya tersebut mengandung formalin.

“Ini yang membuat saya curiga, makanya ga jadi beli. Masa iya ikan ga dihinggapi lalat,” katanya dengan nada heran.

Kepala Dinas Kelautan Perikanan Pertanian dan Kehutanan (KP2K) Kota Batam, Suhartini yang ditemui IsuKepri.Com beberapa waktu lalu meminta kepada petugas Balai Karantina Pertanian Kelas I Batam untuk benar-benar melakukan pengecekan setiap ikan yang masuk ke Batam. Terutama ikan impor dari negara luar yang masuk ke Batam.

“Setiap bulan kita minta mereka (Balai Karantina) untuk melakukan pengecekan ke pasar. Seharusnya tidak ada lagi yang masuk (ikan berformalin). Yang berperan disitu (melakukan pemeriksaan) adalah karantina bukan dari kita dan harus melakukan pemeriksaan,” katanya.

Sebelumnya, Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas I Batam, mengamankan 25 ton ikan impor yang berasal dari Pakistan, Selasa (14/2/2012) lalu. Kepastian ikan impor itu mengandung formalin setelah Karantina melakukan uji laboratorium di instalasi karantina. Tidak ingin berefek kepada masyarakat Kota Batam, akhirnya ikan-ikan tersebut di kembalikan ke Pakistan oleh pihak perusahaan pengimpor. (eki)

0 Reviews

Write a Review

iwan

Read Previous

Pertandingan ke 20 EURO 2012 Jerman vs Denmark

Read Next

HMI Demo Lagi di Kantor Gubernur