• September 25, 2020

100 Guru Al Qur\’an Ikuti Diklat Standarisasi Guru

BATAM, IsuKepri.Com — Dalam rangka meningkatkan kemampuan guru Taman Pendidikan Al Qur”‘an (TPQ), Pemerintah Kota Batam melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat mengadakan Pendidikan dan Latihan (Diklat) standarisasi guru Al Qur”‘an metode tilawah. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin-Selasa (18-19/6/2012) di Nagoya Plaza Hotel tersebut dibuka secara resmi oleh Walikota Batam, Ahmad Dahlan.

Ketua Panitia Pelaksana Diklat, Alwi AR menyatakan, diklat dilaksanakan selama dua hari 18-19 Juni 2012. Diikuti sebanyak 100 guru Al Quran perwakilan dari setiap kecamatan dengan pemateri dari Surabaya, diantaranya Drs. H Umar Zaeni, Drs. H Ali Muaffa dan Ust Abd Rohmad.

“Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas guru dalam rangka menciptakan generasi yang qurani,” harapnya.

Alwi menjelaskan, setelah mendapatkan pelatihan, guru-guru akan mendapatkan sertifikat. Sehingga mereka layak mengajarkan metode tilawati kepada anak-anak didiknya.

Sebelumnya metode belajar Al Qur”‘an menggunakan metode iqra dan qiraati yang bersifat klasikal. Kini metode tilawati memberikan tambahan metode.
“Pembelajaran tilawati tak sekadar guru menerangkan kepada murid kemudian murid mempraktikkan. Metode ini juga menuntut siswa/santri menyimak bacaan temannya. Siswa/santri yang satu dengan yang lain saling menyimak,” jelasnya.

Sementara itu, Walikota Batam memberikan apresiasi positif kepada penyelenggara atas diklat yang dilakukan. Dan mendorong keberadaan TPQ dalam mewujudkan Batam sebagai bandar dunia modern yang madani melalui pembinaan nilai-nilai agama kepada generasi bangsa yang memahami kaidah-kaidah hidup.

Ini kesempatan yang baik untuk mempelajari dan memahami lebih dalam metode tilawati. Semoga dengan pemahaman yang lebih dalam ini, para guru TPQ dapat lebih mudah untuk memberikan pelajaran membaca Al Qur”‘an kepada peserta didiknya, katanya. (eki)

0 Reviews

Write a Review

iwan

Read Previous

Rusuh Planet, Polisi Diminta Tangkap Karto

Read Next

Paling Lambat Akhir 2012, Tarif PLN Ditentukan Pemko