• September 29, 2020

Peserta LK2 Nasional HMI Tanjungpinang Mulai Berdatangan

BATAM, IsuKepri.Com — Calon peserta Latihan Kader 2 (Intermediate Training) tingkat nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Tanjungpinang mulai berdatangan. LK2 tingkat nasional HMI Cabang Tanjungpinang akan dilaksanakan mulai tanggal 14-21 Mei 2012. Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Kepri, jalan DI Panjaitan KM 8 Tanjungpinang.

Diantara calon peserta, juga menyempatkan diri singgah di HMI Cabang Batam, sebelum menuju Tanjungpinang. Sebagaimana calon peserta LK 2 tingkat nasional HMI Tanjungpinang dari HMI Cabang Sigli, Nangroe Aceh Darussalam. Mereka adalah Julia dan Zulfikar, yang berangkat melalui jalur darat dari Sigli-Pekanbaru-Batam.

“Dari Sigli, kami berangkat sejak 10 Mei 2012 dan sempat menginap semalam di HMI Cabang Pekanbaru,” ungkap Zulfikar setibanya di HMI Cabang Batam, Sabtu (12/5/2012).

Kehadiran calon peserta LK 2 tingkat nasional dari Sigli ke HMI Cabang Batam, dimanfaatkan sejumlah kader HMI Cabang Batam untuk saling bertukar informasi perkembangan gerakan di cabangnya masing-masing. Bagi kader-kader HMI Cabang Batam, kehadiran kader calon peserta LK 2 tingkat nasional dari Sigli ini sangat memotivasi kader untuk berkiprah secara aktif menjalankan organisasi.

LK 2 tingkat nasional HMI Tanjungpinang dilaksanakan guna terbinanya kader HMI yang mempunyai kemampuan intelektual dan mampu mengelola organisasi serta berjuang untuk meneruskan dan mengemban misi HMI. Tema yang diambil dalam kegiatan ini adalah “Reaktualisasi Peran Strategis HMI dalam Membangun Ekonomi Pesisir Mewujudkan Masyarakat Adil dan Makmur”.

Target dari pelaksanaan kegiatan ini, diantaranya agar kader memiliki kesadaran intelektual yang kritis, dinamis, progresif dan inovatif dalam memperjuangkan misi HMI. Serta untuk membekali kader dengan kemampuan intelektual dalam menghadapi realitas sosial agar mampu memberi solusi terhadap pembangunan.

Pelaksanaan LK 2 tingkat nasional dilakukan berangkat dari grand mission yang dikaryakan oleh insan cita HMI. Sebuah usaha yang harus dibangun guna memperbaiki tatanan kehidupan ini. Baik ditinjau dari sudut pandang ke-Islaman dan tradisi yang menetap pada suatu daerah dan komunitas.
Untuk itu, sangatlah dibutuhkan sebuah tradisi perkaderan sebagai tulang punggung dari aktifitas HMI. Dimana nilai-nilai ke-Islaman ditransformasikan dalam rangka pembebasan dan berpihak pada kaum tertindas. Yang secara selaras memungkinkan seorang insan cita HMI mengaktualisasikan potensi dirinya menjadi sosok yang intelektual dan profesional. (eki)

0 Reviews

Write a Review

iwan

Read Previous

Mimbar Bebas Ajang Kreativitas Mahasiswa Tanjungpinang

Read Next

Dinas PMPK-UKM Pasang 752 Fasilitasi Listrik di Perbatasan