• September 21, 2020

Hardiknas Momentum Pemberdayaan Generasi Muda Perbatasan

Karimun) – Bupati Karimun, Provinsi Kepulauan Riau Nurdin Basirun mengatakan peringatan Hari Pendidikan Nasional adalah momentum pemberdayaan generasi muda dalam merebut potensi perekonomian kabupaten yang berbatasan dengan Singapura dan Malaysia itu.

“Generasi muda yang belajar sungguh-sungguh akan menjadi anak emas Karimun sebagai daerah perbatasan,” katanya usai upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di Kantor Bupati Karimun yang berjarak sekitar 8 kilometer dari pusat kota Tanjung Balai Karimun, Rabu.

Nurdin Basirun mengatakan momentum Hardiknas tidak hanya sekadar seremonial, tetapi menjadi wahana untuk mengevaluasi pola pendidikan bagi generasi muda daerah perbatasan.

“Tantangan bagi generasi perbatasan tidak hanya di bidang ekonomi yang tentunya membutuhkan sumber daya manusia yang handal, tetapi juga menjaga ketahanan nasional dengan menumbuhkembangkan rasa kebangsaan dan cinta Tanah Air,” katanya.

Kabupaten Karimun yang berbatasan dengan Selat Malaka dengan pulau terluar Pulau Takong Hiu, merupakan daerah maritim yang memiliki pontensi sumber daya kelautan yang sangat besar.

“Pemerintah daerah berupaya mengembangkan sektor kemaritiman sebagai salah satu potensi terbesar yang nantinya menggantikan sektor pertambangan. Kami mengajak pemuda untuk terus berkarya agar dapat merebut potensi itu,” ucapnya.

Dia mengatakan salah satu harapan pemerintah daerah dalam mewujudkan generasi perbatasan yang handal dan berpendidikan tinggi, adalah Universitas Karimun (UK) yang berkampus di bekas kantor bupati di Kecamatan Tebing.

Universitas Karimun yang sedang dirundung persoalan internal, menurut dia hendaknya berbenah diri sehingga mampu menjadi perguruan tinggi yang berkualitas tempat anak-anak daerah mengenyam pendidikan tinggi.

“UK diharapkan menjadi perguruan tinggi yang mampu tampil di depan, di tengah ketatnya persaingan di daerah perbatasan. UK juga punya tugas berat untuk mengharumkan nama Indonesia di beranda terdepan,” kata dia.

Menurut Bupati yang menjabat dua periode itu, Kementerian Pendidikan Nasional sejak 2010 telah mencanangkan investasi pendidikan yang diharapkan mampu mendorong kualitas generasi muda pada 2035.

“Kemendiknas meminta pemerintah daerah menyiapkan investasi pendidikan mulai 2010 hingga 2035, salah satu bentuk investasi pendidikan yang telah dilakukan adalah dengan berdirinya UK. Investasi pendidikan itu bertujuan untuk menyambut 100 tahun kemerdekaraan negara kita pada 2045,” kata Nurdin.

Lebih lanjut dia juga mengatakan, pemerintah daerah juga telah melaksanakan program pendidikan anak usia dini dengan mendorong tumbuhnya kelompok bermain dan pusat kegiatan belajar masyarakat.

“Generasi muda perbatasan harus disiapkan sejak usia dini hingga mereka menempuh pendidikan tinggi,” ucapnya.

Dia mengimbau praktisi pendidikan agar menjalankan tugasnya secara profesional, memberikan pengabdian yang tulus untuk pembangunan bangsa.

“Pemerintah daerah tidak hanya mendorong pengetahuan umum, tetapi juga mendorong tumbuhnya pendidikan agama. Jadi, generasi muda perbatasan itu tidak hanya tangguh bersaing dalam bidang bisnis, tetapi juga tangguh dalam menghadapi gempuran pengaruh budaya asing yang rentan di daerah perbatasan,” ucapnya.

Kabupaten Karimun hanya memerlukan waktu tempuh menuju Singapura sekitar 45 menit dan Kukup, Malaysia sekitar 1 jam.

Kabupaten yang terdiri dari ratusan pulau-pulau ini berjarak tempuh sekitar 3 jam dari Tanjungpinang, ibukota Kepulauan Riau dan 90 menit dari Pulau Batam.

 

Sumber : ANTARA

0 Reviews

Write a Review

Admin Isu Kepri

Read Previous

Bakorkamla: Seluruh Perairan Indonesia Harus Bebas Perompak

Read Next

HMI : Pembangunan Tanjungpinang Gagal