• September 22, 2020

Generasi Berencana, Saatnya yang Muda Berkarya

BATAM, IsuKepri.Com — “Saatnya Yang Muda Yang Berkarya”, menjadi tema yang diusung Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Kepri dalam Lomba Komedi Generasi Berencana (Genre) Budaya Melayu. Kegiatan yang dilaksanakan di Kepri Mall, Minggu (13/5/2012) ini diikuti 20 peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa dan sanggar di sejumlah daerah di Provinsi Kepri, seperti Kabupaten Lingga, Bintan, Kota Tanjungpinang dan Batam.

Kepala BKKBN Perwakilan Kepri, Sunarto menyatakan, diambilnya tema “Saatnya Yang Muda Yang Berkarya” ini dilatarbelakangi tingginya penduduk berusia remaja di Indonesia. Dimana jumlah remaja berusia antara 10 hingga 24 tahun ini mencapai sekitar 60 juta atau 25% dari total penduduk Indonesia berdasarkan Sensus Penduduk (SP) 2010, sebanyak 237,6 juta jiwa.

Sementara di Provinsi Kepri, jumlah remaja berusia 10-24 tahun diperkirakan ada sekitar 30 persen. Atau sekitar 700 ribu dari 2,1 juta jumlah penduduk di Kepri pada 2012 ini.

“Remaja dan generasi muda merupakan usia yang strategis bagi program-program berencana. Sehingga kedepannya, mereka telah memiliki informasi yang cukup dalam membentuk sebuah keluarga ideal,” ujarnya.

Lomba Komedi Genre Budaya Melayu merupakan salah satu sarana bagi BKKBN Kepri guna memberikan ruang generasi muda untuk berani berkarya. Serta ruang aktualisasi diri atas potensi yang dimiliki generasi muda, sekaligus dalam rangka turut melestarikan budaya Melayu.

Ketua Panitia, Desri Mulyono menyatakan, diluncurkan sejak 2010 lalu, genre merupakan sarana sosialisasi program-program BKKBN di kalangan remaja. Sehingga para remaja memiliki pengetahuan dan dapat bersikap penuh perencanaan matang bagi masa depannya.

“Melalui kegiatan ini, merupakan saran bagi remaja untuk meningkatkan informasi dan pengetahuannya mengenai program KB melalui pendekatan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal,” ujarnya.

Terdapat tiga sub tema yang dapat dipilih para peserta dalam komedi Genre tingkat Provinsi Kepri, yakni Say No to Drug, Say No to Free Sex dan Hindari Pernikahan Dini. Ketiga peserta akan memperebutkan juara 1, 2 dan 3 berdasarkan penilaian dewan juri yang terdiri atas Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepri, Ramon Damora, tokoh masyarakat Umar Abu Bakar dan Kabid Keluarga Sejahtera dan Pengendalian Penduduk BKKBN Kepri, Atok Suwarto.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri, Arifin Nasir memberikan apresiasi atas acara yang diselenggarakan BKKBN kali ini. Melalui kegiatan ini, pesan yang ingin disampaikan oleh BKKBN akan lebih mudah ditangkap kalangan generasi muda, terutama di tingkat pelajar.

“Ini merupakan langkah yang cerdas dalam menyampaikan pesan program kepada generasi muda agar memahami konsep dasar program keluarga berencana,” ujar Arifin usai membuka secara resmi Lomba Komedi Genre Budaya Melayu.

Program bagi generasi muda seperti ini, menurut Arifin, sejalan dengan program Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri bagi generasi muda di daerah-daerah perbatasan. Sehingga tidak menutup kemungkinan, Dinas Kebudayaan Provinsi Kepri akan bekerjasama dan menggandeng BKKBN Perwakilan Provinsi Kepri untuk saling mendukung program bersama.

Juara 1 dalam Lomba Komedi Genre Budaya Melayu dimenangkan tim Smandalia Uhuy dari SMAN 12 Batam, juara 2 tim Mahligai dari Lingga dan juara 3 tim Celoteh dari Tanjungpinang. Sedangkan untuk juara harapan 1 diraih tim Teguh and Friend dari Tanjungpinang, juara harapan 2 diraih tim Smandala Asoy dari SMAN 12 Batam dan juara harapan 3 diraih tim UFA dari SMAN 1 Batam. (eki)

0 Reviews

Write a Review

iwan

Read Previous

KPID Kepri Beri Izin Penyiaran 5 TV Nasional

Read Next

Intermediate Training (LK II) Tingkat Nasional di Tanjungpinang