• September 27, 2020

FPP Kepri Tolak Rencana Konser Lady Gaga

BATAM, IsuKepri.Com — Rencana Mabes Polri yang akan mempertimbangkan memperbolehkan konser Lady Gaga dilakukan di luar Jakarta, seperti Bali dan Batam, mendapat tanggapan serius Forum Pemberdayaan Pesantren (FPP) Provinsi Kepri. Sekretaris FPP Provinsi Kepri, Suprapto dengan tegas menyatakan menolak opsi pemindahan konser Lady Gaga ke Batam.

“Kami tidak menginginkan dan menolak keras adanya konser Lady Gaga di wilayah Provinsi Kepri, termasuk Batam,” tegasnya, Sabtu (19/5/2012).

Suprapto menjelaskan, rencana konser pelantun hits “‘Poker Face”‘ ini di Indonesia pada 3 Juni 2012 mendatang telah memunculkan berbagai penolakan yang dilakukan para ulama dan sejumlah organisasi Islam lainnya. Opsi untuk mengalihkan konser Lady Gaga ke Batam sangat tidak tepat dan bertentangan dengan nilai-nilai budaya ataupun kultur masyarakat Melayu.

Nilai-nilai budaya pada masyarakat Melayu identik dengan nilai ke-Islam-an, mengedepankan kesopanan dalam berbusana dan santun dalam bertutur kata. Ini berbeda dengan penampilan Lady Gaga di sejumlah konsernya dengan gaya yang vulgar dan lirik-lirik lagu yang dapat menyinggung perasaan umat beragama.

“Kita meminta pihak-pihak terkait untuk tidak pernah memikirkan opsi mengalihkan konser Lady Gaga ke Batam ataupun terus melanjutkan konsernya di Indonesia. Karena justru akan semakin memancing keresahan di kalangan masyarakat luas,” jelasnya.

Selain itu, tidak ada dampak positif dari konser Lady Gaga bagi masyarakat Batam, Kepri dan Indonesia. Justru akan memotivasi generasi muda dan penonton yang melihatnya untuk bergaya dan berperilaku mirip dengan Lady Gaga serta dapat merusak budaya dan norma-norma sosial di masyarakat.

Untuk itu, pemerintah dan pihak keamanan harus selektif dan tegas dalam memberikan izin keramaian yang dilakukan pihak-pihak tertentu di tengah masyarakat. Terutama dengan pertunjukan-pertunjukan yang bertentangan dengan budaya dan norma luhur masyarakat yang beradab.

“Menghadirkan Lady Gaga ke Indonesia, lebih banyak mudharat (kerugian) nya daripada maslahat (manfaaat) nya,” ujarnya. (eki)

0 Reviews

Write a Review

iwan

Read Previous

Membangun Semangat cinta Damai melalui Hut Patimura

Read Next

Menemukan Mesin Kecerdasan Melalui Sidik Jari